Kategori
blog bola Liga Italia

Prediksi Liga Italia – Juventus vs Lazio

Liga Italia Serie A akhir pekan ini akan menggelar satu laga big match sebelum jeda piala dunia 2022 dan musim dingin, Juventus vs Lazio. La Vecchia Signora sedang dalam masa transisi membangun kembali stabilitas tim dengan bintang-bintang baru yang menggantikan para pemain senior. Mereka masih tertahan di peringkat ke empat. Sementara, Lazio mulai menunjukkan tajinya dengan menempati peringkta kedua. Keduanya hanya terpisah dua poin saja. Laga ini penting bagi kedua tim untuk menjaga asa mereka untuk setidaknya berada zona Liga Champions.

Juventus vs Lazio

Senin,  14 November 2022, pukul 02.45 WIB

    Stadion Juventus, Turin

SERI 3.60 │JUVENTUS 1.98 │LAZIO 3.90

PASANG TARUHAN PERTANDINGAN INI DI W88

Ringkasan Laga Juventus vs Lazio

Juventus baru saja mengakhiri laga tengah pekan ini dengan hasil positif. Leonardo Bonucci cs berhasil mencuri tiga angka saat bertandang ke Verona dengan skor tipis 1-0. Penyerang muda Gli Azzurri, Moise Kean lah yang mencetak gol kemenangan mereka di laga yang cukup ketat tersebut. Hasil tersebut membuat tim besutan Max Allegri masih berada di urutan keempat klasemen sementara.

Sementara itu, Bianco celesete tampil lumayan dengan mengemas tiga poin saat menjamu klub promosi Monza. Gol yang ditunggu-tunggu anak buah Maurizio Sarri ini hadir di babak kedua setelah bola muntah tendangan eks bintang Barcelona dan Chelsea, Pedro, disambar oleh pemain muda Argentina berusia 17 tahun, Luka Romero. Itu adalah gol pertamanya di Serie A dan membuat Lazio bertengger di urutan kedua menguntit mantan klub Sarri, Napoli.

Kabar Terkini

Menurut berbagai informasi dari link alternatif W88, pelatih Max Allegri bakal menggunakan formasi 3-5-1-1 menyusul banyaknya punggawa mereka yang menderita cedera seperti penyerang Dusan Vlahovic, Marley Ake, Mattia de Scoglio, Paul Pogba, Kaio Jorge, dan Samuel Iling. Sementara, bek sayap Alex Sandro harus menjalani hukuman akumulasi kartu merah. Di lini depan, Juventus akan mengandalkan Arkadiusz Milik atau Moise Kean sebagai lone striker ditopang oleh Federico Chiesa yang sudah mulai pulih. Sementara di sayap kiri dan kanan, Weston McKennie atau Filip Kostic dan Juan Cuadrado akan berperan sebagai wing back.

Di lain pihak, Biancoceleste beruntung tidak memiliki pemain yang mengalami cedera. Maurizio Sarri pun siap memasang punggawa terbaiknya untuk menghadapi mantan klubnya tersebut. Trio Mattia Zaccagni, Ciro Immobile dan Felipe Anderson akan menjadi andalan daya gedor di barisan depan. Di lini tengah, Sergej Milenkovic-Savic, Luis Alberto dan gelandang asal Brasil Marcos Antonio atau Danilo Cataldi akan berusaha menguasai lapangan tengah dalam formasi andalan Sarri, 4-3-3. Di babak kedua, penyerang sayap senior Pedro dan gelandang serang belia yang mencetak gol kemenangan di laga terakhir saat mengalahkan Monza, Luka Romero bisa menjadi opsi untuk menambah intensitas serangan di babak kedua.

Perkiraan Susunan Pemain Juventus vs Lazio

Berikut adalah daftar komposisi pemain dari kedua tim yang bakal turun dalam laga ini.

  1. Juventus
  • Wojciech Szczesny
  • Bremer
  • Leonardo Bonucci
  • Danilo
  • Juan Cuadrado
  • Filip Kostic
  • Federico Chiesa
  • Adrien Rabiot
  • Weston McKennie
  • Manuel Locatelli
  • Arkadiusz Milik

 

  1. Lazio
  • Ivan Provedel
  • Alessio Romagnoli
  • Nico Casale
  • Manuel Lazari
  • Adam Marusic
  • Marcos Antonio
  • Sergej Milenkovic-Savic
  • Luis Alberto
  • Felipe Anderson
  • Mattia Zaccagni
  • Ciro Immobile

Prediksi Skor Juventus vs Lazio

Laga ini bakal berlangsung ketat mengingat keduanya sama-sama mengincar tiga poin untuk mengamankan posisinya di klasemen sementara. Bagi La Vecchia Signora, pertandingan ini bahkan bermakna ganda karena tiga poin yang diraih Leonardo Bonucci dkk dapat mengerek posisi mereka ke peringkat ketiga setidaknya atau bahkan kedua jika AC Milan tersandung saat menjamu Fiorentina yang juga berpeluang mengganjal juara bertahan Serie A tersebut. Apalagi Sarri termasuk pihak yang paling kecewa dengan Juventus akibat keputusannya melengserkan eks bankir ini meski telah memenangkan gelar juara liga domestic di 2020, gelar liga terakhir mereka sampai saat ini. Sarri bakal membuktikan bahwa keputusan manajemen klub yang bermarkas di Turin itu tidak tepat saat itu. Hal ini bakal menjadi motivasi tambahan bagi Ciro Immobile dan kolega. Meski begitu, tuan rumah tetap tidak bida dianggap remeh. Apalagi di akhir pecan lalu mereka mampu membungkam Inter Milan dua gol tanpa balas. Laga ini kemungkinan akan berakhir seri 1-1 atau dewi fortuna berpihak kepada tuan rumah dengan skor tipis 1-0 dengan gol kontroversial atau melalui skema bola-bola mati.

Kategori
blog bola Liga Italia Piala Dunia

Angel Di Maria Akhirnya Pilih Juventus

Penyerang sayap Argentina, Angel Di Maria yang baru saja meninggalkan PSG di akhir musim ini memutuskan untuk pindah ke Juventus musim depan. La Vecchia Signora akhirnya dipilih oleh Di Maria ketimbang Barcelona yang juga sejatinya berminat meminangnya.

Keputusan tersebut muncul minggu ini setelah pergerakan intens klub besar asal Turin tersebut ketimbang Blaugarana dalam menawarkan kontrak pemain berusia 34 tahun tersebut. Di Maria setuju dengan kontrak pendek satu tahun dengan gaji sebesar 7 juta Euro. Ia akan diplot sebagai pengganti Paulo Dybala yang memilih tidak memperpanjang kontraknya bersama Juventus. Bergabung dengan Si Nyonya Tua akan membuatnya tetap tampil kompetitif dan fit demi tampil maksimal di Qatar nanti.

Sejatinya, Juventus telah mendekati mantan pemain Real Madrid dan Manchester United tersebut sebelum hijrah ke PSG saat ia memutuskan hengkang dari Paris. Kontrak awal yang disodorkan berdurasi dua tahun. Namun saat itu Di Maria memilih menunggu tawaran lain termasuk dari Barcelona dan klub pertamanya di benua biru, Benfica. Di samping itu, sang pemain sendiri juga tidak berminat membela klub Eropa lebih dari dua tahun. Hal ini disebabkan oleh rencananya untuk pulang kampung musim depan.

Sayangnya, tidak ada tawaran konkret dari Benfica sementara Barcelona yang mengalami krisis keuangan harus menjual pemain terlebih dahulu plus lebih mengutamakan merekrut penyerang tengah Bayern Munich Robert Lewandowski ketimbang Di Maria. Stok penyerang sayap di klub asal Catalan tersebut termasuk menumpuk untuk saat ini, sehingga meskipun seharusnya lebih mudah merekrutnya, Barcelona tidak memprioritaskan Di Maria.

JAGO TEBAK SKOR? MAIN DI W88

Karir Di Maria di Eropa

Karir Angel Di Maria di benua biru dimulai di tahun 2007 saat bergabung dengan Benfica. Tiga musim bersama klub raksasa Portugal ini, Di Maria ikut membawa timnya meraih juara liga 2010. Berikutnya, ia pindah ke Real Madrid dengan biaya transfer sebesar 25 juta Euro. Kiprahnya di Los Blancos pun tidak main-main. Ia berhasil menjadi pilihan utama pelatih Jose Mourinho dan Carlo Ancelotti dan membantu klubnya menjuarai La Liga 2012, dua kali Copa del Rey 2011 dan 2014 plus Liga Champions Eropa 2014. Bersama Real Madrid, ia mampu berperan ganda, sebagai penyerang sayap kiri dan gelandang tengah kiri. Meski begitu usai piala dunia 2014, ia justru dilego oleh klubnya ke Manchester United seharga 59,7 juta Euro. Sebagai salah satu rekrutan termahal bagi Setan Merah, banyak fans yang berharap ia mampu mengisi kekosongan bintang usai ditinggalkan oleh Cristiano Ronaldo. Di Maria pun mengenakan nomor punggung tujuh yang keramat di Old Trafford. Sayangnya, harapan tinggal harapan dan gaya bermain Inggris dan Manchester United yang saat itu ditangani oleh Louis Van Gaal dirasa kurang cocok baginya. Meski begitu, pemain yang bisa bermain di dua sisi sayap ini mampu membuat 12 umpan gol dan empat gol di semua ajang.

Performa pemain kelahiran Rosario ini kembali membaik saat ia memutuskan untuk bergabung bersama PSG. Di Paris, ia tidak menemui kesulitan menjadi pemain kunci dan ikut memenangkan lima gelar liga domestik dan liga trofi Piala Prancis plus membawa Le Parisien ke final Liga Champions 2020 sebelum takluk ditangan Bayern Munich 0-1. Ia pun meninggalkan PSG dengan rekor fantastis, sebagai pembuat umpan gol terbanyak dengan 112 assist. Pasang taruhan anda untuk laga-laga tim baru Di Maria, Juventus, di link alternatif W88.

Kiprah Di Maria Bersama Albiceleste

Angel Di Maria telah menjadi bagian dari skuad timnas Argentina sejak tahun 2008, atau setahun usai bahu-membahu bersama Sergio Aguero dan Sergio Romero meraih gelar juara piala dunia U20 di Kanada. Ia juga menjadi bagian dari skuad saat Albiceleste meraih medali emas di Olimpiade Beijing 2008. Di Maria mencetak dua gol krusial selama turnamen, yaitu gol penentu kemenangan di laga perempat final melawan Belanda dan gol tunggal saat mengalahkan Nigeria 1-0 di partai puncak.

Pemain yang telah memutuskan akan pensiun dari timnas usai piala dunia 2022 nanti ini telah tampil di tiga putaran final piala dunia yaitu 2010, 2014 dan 2018. Sejauh ini, ia baru mencetak dua gol saja, satu di babak 16 besar edisi 2014 saat mengalahkan Swiss 1-0 dan satu lagi di babak yang sama empat tahun kemudian ketika takluk di laga sengit melawan Prancis. Di Maria mencetak gol pembuka lewat tendangan jarak jauh sebelum Les Blues akhirnya membalikkan skor menjadi 4-3.

Di samping piala dunia, pemain yang memiliki keunggulan dribbling, mengumpan silang hingga tendangan jarak jauh ini juga membuta kontribusi penting di Copa America. Ia menjadi bagian integral saat Argentina menjadi kampiun di edisi 2021 lalu dengan gol tunggalnya ke gawang tim Samba. Ia juga mencetak gol saat Albiceleste menggilas Italia 3-0 di Finalissima 2022 yang lalu. Kemampuannya bermain di berbagai posisi plus pengalaman panjangnya di berbagai turnamen mayor membuat Di Maria bakal tetap dipanggil oleh Lionel Scaloni untuk putaran final Qatar 2022 meski bukan menjadi pemain utama. Gol-golnya yang cenderung lahir di laga-laga penting bakal ditunggu untuk terakhir karirnya sebelum gantung sepatu yang mungkin akan terjadi dalam dua atau tiga tahun mendatang.

Kategori
bola Liga Italia

Prediksi Liga Serie A Italia – Juventus vs Inter Milan

Liga Italia akhir pekan ini akan menggelar laga krusial di zona liga Champions dalam tajuk derby D’Italia, Juventus vs Inter Milan. Kedua tim berada di urutan empat dan tiga dengan selisih satu poin saja. Meski Nerrazurri memiliki satu laga esktra, performa menurun anak asuhan Simone Inzaghi ini yang bisa menjadi boomerang. Jika menelan kekalahan di laga ini, Juventus bakal mengambil alih peringkat ketiga untuk mengejar peluang bersaing dengan Napoli dan AC Milan di puncak klasemen.

Juventus vs Inter Milan

Senin, 4 April 2022, pukul 01.45 WIB

Stadion Allianz Juventus, Turin

SERI 3.40 │JUVENTUS 2.80 │INTER MILAN 2.50

PASANG TARUHAN PERTANDINGAN INI DI W88

Ringkasan Laga Juventus vs Inter Milan

Juventus mungkin sudah tersingkir di Liga Champions secara mengejutkan di babak 16 besar. Namun tren performa si Nyonya Tua menunjukkan hasil yang positif dengan tak terkalahkan dalam 16 laga terakhir sejak dipermalukan Atalanta tahun lalu. Tak heran jika anak asuhan Max Allegri kini kian percaya diri memperpendek jarak dengan pemuncak klasemen sekaligus mencuri peluang mendongkrak posisi mereka di tangga klasifika. Partai terakhir mereka sebelum jeda internasional adalah saat menjamu tim papan bawah Salernitana dan dengan mudah menang 2-0 saja lewat gol dari Paulo Dybala dan Dusan Vlahovic.

Sementara itu, Inter Milan memang juga tidak terkalahkan di enam laga terakhir di semua ajang, namun empat diantaranya berakhir imbang. Hasil inilah yang membuat mereka kehilangan banyak poin hingga kian tergelincir dari persaingan gelar juara. Laga terakhir La Beniamata sebelum jeda internasional jika berakhir imbang 1-1 saat menjamu Fiorentina. Nico Barella dan kolega tertinggal lebih dahulu lewat tendangan dari jarak dekat yang dilakukan oleh gelandang Lucas Torreira. Inter langsung menyamakan kedudukan lima menit kemudian lewat tandukan bek asal Belanda, Denzel Dumfries.

Kabar Terkini

Berdasarkan informasi terkini dari link alternatif W88, Max Allegri bakal kehilangan sejumlah punggawanya karena masih didera cedera seperti Federico Chiesa, Weston McKennie, Kaio Jorge, Marley Ake, serta rekrutan terbaru Denis Zakaria. Satu pemain lainnya, Luca Pellegrini harus menjalani akumulasi kartu. Untuk itu, formasi 4-4-2 masih akan tetap menjadi pilihan dengan duet Paulo Dybala dan Dusan Vlahovic di barisan depan didukung oleh Juan Cuadrado dan Federico Bernardeschi yang bisa bermain melebar.

Sementara, Simone Inzaghi bakal mengandalkan formasi favoritnya 3-5-2 tanpa ada gangguan pemain yang cedera. Hakan Calhanoglu akan mendukung dari lini kedua bersama Nico Barella untuk memulai serangan. Duo penyerang asal Argentina kemungkinan, Lautaro Martinez dan Joaquin Correa akan didapuk menjadi duet di lini depan untuk laga krusial ini.

Perkiraan Susunan Pemain Juventus vs Inter Milan

Berikut adalah daftar nama pemain dari kedua tim yang bakal turun di laga ini:

  1. Juventus
  • Wojciech Szczesny
  • Leonardo Bonucci
  • Matthijs de Ligt
  • Alex Sandro
  • Danilo
  • Manuel Locatelli
  • Adrien Rabiot
  • Juan Cuadrado
  • Federico Bernardeschi
  • Paulo Dybala
  • Dusan Vlahovic

 

  1. Inter Milan
  • Samir Handanovic
  • Stefan De Vrij
  • Martin Skriniar
  • Andrea Ranocchia
  • Denzel Dumfries
  • Federico di Marco
  • Marcelo Brozovic
  • Nico Barella
  • Hakan Calhanoglu
  • Lautaro Martinez
  • Joaquin Correa

Prediksi Skor Juventus vs Inter Milan

Duel derby d’Italia kali ini sejatinya akan cukup berimbang. Badai cedera yang dialami tim tuan rumah bakal berpengaruh terhadap performa mereka di lapangan. Namun inkonsistensi tim tamu bisa menjadi keuntungan bagi Paulo Dybala cs untuk meraup poin penuh di laga ini. Hal ini akan menjadi ujian berat bagi Simone Inzaghi yang seringkali mengalami penurunan perform bagi timnya di laga-laga terakhir menjelang kompetisi menuju garis finish. Laga ini kemungkinan akan berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 khas Juventus dengan gol lewat bola-bola mati atau dari aksi Dusan Vlahovic.