Kategori
blog bola Liga Spanyol Piala Dunia

Dani Alves Pilih Meksiko Untuk Petualangan Baru

Pemain veteran Dani Alves tampaknya masih belum ingin pensiun dan memilih Liga MX Meksiko sebagai tempat melanjutkan karirnya.

Bek sayap kanan Dani Alves adalah salah satu bintang gaek yang masih belum pensiun di usia mendekati 40 tahun. Di saat pemain bintang lainnya yang berusia sebaya atau dibawahnya seperti Steven Gerrard, Wayne Rooney ataupun eks rekan setimnya Rafael Marquez sudah gantung sepatu dan memulai awal baru karir mereka sebagai pelatih, Alves masing ingin tampil di piala dunia 2022 mendatang, yang bisa menjadi edisi ketiganya setelah Afrika Selatan 2010 dan Brasil 2014.

Pemain yang telah memperkuat tim Samba sejak 2006 ini nampaknya mengikuti jejak Zlatan Ibrahimovic dan Cristiano Ronaldo yang masih bersemangat menajamkan rekor di lapangan hijau. Sejauh ini, Alves adalah pemegang rekor gelar terbanyak secara keseluruhan di klub dan timnas dengan 47 gelar.

Musim lalu, ia sempat kembali ke Barcelona dan berharap kontraknya diperpanjang hingga usai piala dunia Qatar 2022. Sayangnya, Blaugrana tidak tertarik melakukannya. Bek berusia 39 tahun ini pun dilepas dengan status bebas transfer dan memilih bergabung dengan klub Liga MX, Pumas UNAM. Klub peraih tujuh gelar liga domestik dan tiga gelar Liga Champions CONCACAF ini sedang dalam tren negatifnya. Mereka terakhir kali memenangkan gelar juara liga di tahun 2011, bahkan lebih lampau lagi jika merujuk pada gelar kontinental tertinggi CONCACAF, yaitu pada tahun 1989. Kehadiran pemain kelahiran Juazeiro ini diharapkan bisa menularkan semangat dan pengalamannya untuk menantang para rivalnya untuk tampil lebih baik di musim depan.

JAGO TEBAK SKOR? MAIN DI W88

Performa Alves di Musim 2021/22

Di musim kompetisi 2021/22, performa bek yang mengawali karir profesionalnya bersama klub Bahia ini sejatinya tidak terlalu buruk. Direkrut pada bursa musim dingin usai kontraknya habis bersama Sao Paulo, pemain yang telah tampil 124 bersama tim Samba ini menjadi merupakan sosok berpengalaman yang diharapkan mampu menularkan semangat tingginya untuk menjadi juara sejati di skuad Barcelona yang sedang membutuhkan sosok inspiratif. Kehadirannya dapat membantu Xavi mendongkrak pernampilan Sergio Busquets cs meski hanya digaji kecil.

Di lapangan, Alves turun di 15 laga, termasuk di La Liga, Copa Del Rey dan Piala Super Spanyol. Namun pemain yang cukup serba bisa untuk bermain di sejumlah posisi, termasuk bek dan sayap kiri hingga penyerang sayap kanan ini tidak dimasukkan dalam skuad tim asal propinsi Catalan ini di Liga Europa karena Xavi ingin fokus mengandalkan para pemain yang berusia matang dan muda. Ia berkontribusi cukup bagus dengan satu gol dan empat umpan gol di semua ajang. Tak heran jika ia berharap mendapat perpanjangan kontrak setidaknya enam bulan saja hingga akhir tahun demi mempersiapkan diri untuk piala dunia nanti. Sayangnya, keinginannya bertepuk sebelah tangan. Pasang taruhan anda untuk laga-laga Barcelona di link alternatif W88.

Kiprah Dani Alves Bersama Klub dan Timnas

Alves sejatinya adalah sosok yang tidak begitu dikenal dibandingkan rekan sebayanya seperti Robinho, Kaka atau bahkan Fred yang sudah masuk skuad Selecao di piala dunia 2006. Namanya mulai mencuat saat menjadi punggawa Sevilla, klub yang dibelanya sejak tahun 2003. Di bawah asuhan Juande Ramos, ia menjadi pemain kunci klub tersebut saat meraih gelar Piala UEFA/Liga Europa dua musim berturut-turut di tahun 2006 dan 2007.

Permainan ciamiknya membuat Barcelona merekrutnya di awal musim 2008/09 saat Pep Guardiola mulai membangun skuad dengan generasi emasnya yang didominasi para lulusan akademi La Masia. Disinilah ia menikmati deretan gelar-gelar prestisius mulai juara La Liga (enam kali), Liga Champions Eropa (tiga kali), dan Piala Dunia Antarklub (tiga kali).

Di tahun 2016, Alves memutuskan mencari petualangan baru dengan bergabung dengan raksasa Serie A Italia, Juventus. Namun ia hanya bertahan satu musim sebelum hijrah ke Ligue 1 bersama PSG di tahun 2017. Bersama klub raksasa nan mahal di negeri Anggur ini, pemain yang telah mencetak delapan gol bersama Brasil ikut menenangkan enam gelar, termasuk dua kali menjadi kampiun Liga Prancis di tahun 2018 dan 2019.

Selanjutnya ia memilih pulang kampung dengan bergabung dengan Sao Paulo dan berhasil mempersembahkan satu gelar saja, trofi kejuaraan regional Paulista yang mengakhiri paceklik gelar di klub tersebut selama delapan tahun. Ia pun memutuskan kebersamaanya bersama Sao Paulo akibat perselisihan hak citra yang belum dibayar.

Sementara kiprahnya bersama timnas Brasil cukup mengkilap meski belum pernah mempersembahkan gelar jawara dunia. Sejauh ini, Dani Alves baru membawa dua kali juara piala konfederasi (2009 dan 2013), Copa America (2007 dan 2019), juara dunia U20 di tahun 2003 plus medali emas Olimpiade Tokyo 2020 yang lalu dimana ia menyandang ban kapten.

Di ajang piala dunia, performa Alves agak kontras dengan penampilannya di klub. Ia ternyata tidak selalu menjadi pilihan utama pelatih Selecao di putaran final, baik oleh Dunga di edisi 2010 maupun saat dipimpin oleh Luiz Felipe Scolari di empat tahun berikutnya. Di 2010 namanya hanya dinomorduakan ketimbang bek Lyon yang tidak banyak dikenal saat itu, Michael Bastos. Sementara di 2014, Alves justru tidak tampil di laga-laga genting mulai perempat final setelah ia digantikan oleh bek sayap senior Maicon. Tak heran jika pemain kelahiran 6 Mei 1983 ini belum pernah mencetak gol ataupun membuat umpan gol di kejuaraan terakbar empat tahunan tersebut.

Akankah ia kembali terpilih masuk skuad piala dunia Qatar mendatang? Mampukah performanya tetap positif dan mendongkrak posisi Eduardo Salvio dkk di klasemen Liga Meksiko nanti dan mengakhiri paceklik gelar? Kita tunggu saja aksi bek tua-tua keladi ini dalam enam bulan mendatang.

Kategori
blog bola Liga Spanyol Piala Dunia

Menanti Klub Luis Suarez Selanjutnya di Musim Depan

Striker subur Uruguay, Luis Suarez masih belum menentukan kemana ia akan berlabuh di musim 2022/23 mendatang usai dilepas Atletico Madrid.

Luis Suarez sedang mempertimbangkan masa depannya di musim depan. Penyerang berusia 35 tahun ini masih belum memastikan dimana ia akan bermain musim depan setelah mengakhiri kontraknya bersama jawara Liga Spanyol 2021, Atletico Madrid. Duet Edison Cavani di timnas Uruguay ini perlu segera menentukan langkahnya agar mendapat klub demi mempersiapkan diri untuk piala dunia 2022 mendatang.

Beberapa klub dari luar Eropa telah berusaha mengontak dan mengontraknya di musim panas ini, namun secara mengejutkan, ia bergeming. Suarez masih percaya diri bahwa ia masih memiliki kapasitas untuk bermain di level tinggi di benua biru. Top skor La Liga di musim 2015/16 tersebut masih mampu mencetak 34 gol selama dua musim bersama Los Rojiblancos, yang mungkin menjadi alasannya untuk tetap memprioritaskan kesempatan merumput di Eropa, setidaknya hingga satu atau dua musim kedepan.

JAGO TEBAK SKOR? COBA MAIN DI W88

Klub-klub yang Ditolak Suarez

Sejauh ini ada setidaknya lima klub yang telah menunjukkan ketertarikannya merekrut El Pistolero. Mereka adalah Atalanta dan Fiorentina dari Liga Italia, tim asuhan Steven Gerrard Aston Villa, klub MLS DC United dan klub raksasa Argentina, River Plate.

Untuk La Dea dan La Viola tampaknya belum ada konfirmasi mengenai pendekatan lebih jauh selain pernyataan ketertarikan dua klub yang tidak berlaga di Liga Champions tersebut. Hal ini menjadi salah satu poin negatif bagi Suarez yang masih berambisi tampil di kompetisi tertinggi di Eropa tersebut. Sementara untuk Aston Villa, sejatinya klub ini telah melakukan kontak dengan penyerang yang pernah satu tim bersama sang pelatih di Liverpool selama empat musim. Sayangnya, kepindahannya tidak terlaksana di bulan Juni lalu setelah penyerang kelahiran Salto tersebut lebih memilih untuk bergabung dengan klub raksasa Argentina, River Plate yang juga melakukan pendekatan dengannya.

Proses perekrutan Suarez sejatinya telah berjalan di awal bulan Juli ini. Kesempatan berlaga di Copa Libertadores menjadi salah satu alasannya untuk membela klub yang dilatih Marcelo Gallardo tersebut. Namun harapan tersebut mendadak sirna setelah Suarez membatalkan rencana tersebut menyusul kegagalan River Plate melaju ke perempat final Copa Libertadores.

Tawaran terakhir datang dari klub asal AS, DC United yang baru saja menunjuk eks bintang timnas Inggris dan Manchester United sebagai pelatihnya, Wayne Rooney. Tetapi, lagi-lagi tawarannya baru-baru ini pun tidak digubris oleh Suarez karena keinginannya bertahan di Eropa. Lalu kemana ia akan pergi? Inilah yang masih menjadi misteri. Pasang taruhan anda untuk laga-laga tanah kelahiran El Pistolero, Uruguay di piala dunia hanya di link alternatif W88.

Prestasi Luis Suarez di Klub dan Timnas

Luis Suarez merupakan salah satu striker paling berbahaya di masa jayanya. Ia bukan hanya menjadi andalan di klub, namun juga di timnas Uruguay dengan sederet gelar yang pernah dimenangkannya, termasuk Liga Champions Eropa. El Pistolero juga tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa La Celeste hingga saat ini.

Suarez mengawali karir seniornya bersama klub Nacional di tahun 2005 sebelum terbang ke Belanda untuk merintis perjalanan karirnya di Eropa bersama Gronigen setahun kemudian. Performanya mengkilatnya menarik perhatian Ajax untuk merekrutnya. Ia pun ikut berjasa memenangkan gelar liga Belanda Eredivisie 2011 untuk De Amsterdammers. Di tahun yang sama ia dilego ke Liverpool dengan bandrol 26,5 juta Euro. Namun kebersamaannya bersama The Reds tak mampu menghadirkan gelar prestius bagi klubnya kecuali Piala Liga Inggris 2012.

Menjelang musim 2014/15 saat menjalani skors dari FIFA akibat insiden gigit Chiellini di piala dunia 2014 itu, Suarez memutuskan hengkang ke Barcelona. Di tanah Catalan inilah, ia bergelimang gelar dengan 13 trofi, termasuk empat kali kampiun La Liga, jawara Liga Champions, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antar Klub 2015. El Pistolero pun menjadi trisula maut paling ditakuti saat itu bersama Leo Messi dan Neymar sepanjang tahun 2015 hingga 2017 saat bintang Brasil tersebut pindah ke PSG.

Saat dirinya dijual ke Atletico Madrid di 2020 oleh pelatih Blaugrana saat itu Ronald Koeman karena dianggap telah kehilangan tajinya, performanya pun belum pudar. Suarez berkontribusi besar dengan torehan 21 gol dan 3 umpan gol disemua ajang yang ikut membawa Los Choconeros merengkuh gelar La Liga di tahun 2021.

Sementara itu, bersama Uruguay, Suarez pun ikut andil membawa negaranya lolos ke semi final piala dunia 2010 dan menjuarai gelaran Copa America 2011, dimana ia terpilih menjadi pemain terbaik turnamen. Penampilannya di putaran final piala dunia pun tak kalah moncer. Pemain yang juga identik dengan kontroversi ini mulai insiden gigit pemain, menyentuh bola di garis gawang plus rasisme ini secara keseluruhan telah tampil di tiga edisi piala dunia dengan total mencetak tujuh gol dan tiga umpan gol. Suarez pun masih berpeluang menambah pundi-pundi golnya di Qatar nanti.

 

 

Kategori
blog bola Liga Italia Piala Dunia

Angel Di Maria Akhirnya Pilih Juventus

Penyerang sayap Argentina, Angel Di Maria yang baru saja meninggalkan PSG di akhir musim ini memutuskan untuk pindah ke Juventus musim depan. La Vecchia Signora akhirnya dipilih oleh Di Maria ketimbang Barcelona yang juga sejatinya berminat meminangnya.

Keputusan tersebut muncul minggu ini setelah pergerakan intens klub besar asal Turin tersebut ketimbang Blaugarana dalam menawarkan kontrak pemain berusia 34 tahun tersebut. Di Maria setuju dengan kontrak pendek satu tahun dengan gaji sebesar 7 juta Euro. Ia akan diplot sebagai pengganti Paulo Dybala yang memilih tidak memperpanjang kontraknya bersama Juventus. Bergabung dengan Si Nyonya Tua akan membuatnya tetap tampil kompetitif dan fit demi tampil maksimal di Qatar nanti.

Sejatinya, Juventus telah mendekati mantan pemain Real Madrid dan Manchester United tersebut sebelum hijrah ke PSG saat ia memutuskan hengkang dari Paris. Kontrak awal yang disodorkan berdurasi dua tahun. Namun saat itu Di Maria memilih menunggu tawaran lain termasuk dari Barcelona dan klub pertamanya di benua biru, Benfica. Di samping itu, sang pemain sendiri juga tidak berminat membela klub Eropa lebih dari dua tahun. Hal ini disebabkan oleh rencananya untuk pulang kampung musim depan.

Sayangnya, tidak ada tawaran konkret dari Benfica sementara Barcelona yang mengalami krisis keuangan harus menjual pemain terlebih dahulu plus lebih mengutamakan merekrut penyerang tengah Bayern Munich Robert Lewandowski ketimbang Di Maria. Stok penyerang sayap di klub asal Catalan tersebut termasuk menumpuk untuk saat ini, sehingga meskipun seharusnya lebih mudah merekrutnya, Barcelona tidak memprioritaskan Di Maria.

JAGO TEBAK SKOR? MAIN DI W88

Karir Di Maria di Eropa

Karir Angel Di Maria di benua biru dimulai di tahun 2007 saat bergabung dengan Benfica. Tiga musim bersama klub raksasa Portugal ini, Di Maria ikut membawa timnya meraih juara liga 2010. Berikutnya, ia pindah ke Real Madrid dengan biaya transfer sebesar 25 juta Euro. Kiprahnya di Los Blancos pun tidak main-main. Ia berhasil menjadi pilihan utama pelatih Jose Mourinho dan Carlo Ancelotti dan membantu klubnya menjuarai La Liga 2012, dua kali Copa del Rey 2011 dan 2014 plus Liga Champions Eropa 2014. Bersama Real Madrid, ia mampu berperan ganda, sebagai penyerang sayap kiri dan gelandang tengah kiri. Meski begitu usai piala dunia 2014, ia justru dilego oleh klubnya ke Manchester United seharga 59,7 juta Euro. Sebagai salah satu rekrutan termahal bagi Setan Merah, banyak fans yang berharap ia mampu mengisi kekosongan bintang usai ditinggalkan oleh Cristiano Ronaldo. Di Maria pun mengenakan nomor punggung tujuh yang keramat di Old Trafford. Sayangnya, harapan tinggal harapan dan gaya bermain Inggris dan Manchester United yang saat itu ditangani oleh Louis Van Gaal dirasa kurang cocok baginya. Meski begitu, pemain yang bisa bermain di dua sisi sayap ini mampu membuat 12 umpan gol dan empat gol di semua ajang.

Performa pemain kelahiran Rosario ini kembali membaik saat ia memutuskan untuk bergabung bersama PSG. Di Paris, ia tidak menemui kesulitan menjadi pemain kunci dan ikut memenangkan lima gelar liga domestik dan liga trofi Piala Prancis plus membawa Le Parisien ke final Liga Champions 2020 sebelum takluk ditangan Bayern Munich 0-1. Ia pun meninggalkan PSG dengan rekor fantastis, sebagai pembuat umpan gol terbanyak dengan 112 assist. Pasang taruhan anda untuk laga-laga tim baru Di Maria, Juventus, di link alternatif W88.

Kiprah Di Maria Bersama Albiceleste

Angel Di Maria telah menjadi bagian dari skuad timnas Argentina sejak tahun 2008, atau setahun usai bahu-membahu bersama Sergio Aguero dan Sergio Romero meraih gelar juara piala dunia U20 di Kanada. Ia juga menjadi bagian dari skuad saat Albiceleste meraih medali emas di Olimpiade Beijing 2008. Di Maria mencetak dua gol krusial selama turnamen, yaitu gol penentu kemenangan di laga perempat final melawan Belanda dan gol tunggal saat mengalahkan Nigeria 1-0 di partai puncak.

Pemain yang telah memutuskan akan pensiun dari timnas usai piala dunia 2022 nanti ini telah tampil di tiga putaran final piala dunia yaitu 2010, 2014 dan 2018. Sejauh ini, ia baru mencetak dua gol saja, satu di babak 16 besar edisi 2014 saat mengalahkan Swiss 1-0 dan satu lagi di babak yang sama empat tahun kemudian ketika takluk di laga sengit melawan Prancis. Di Maria mencetak gol pembuka lewat tendangan jarak jauh sebelum Les Blues akhirnya membalikkan skor menjadi 4-3.

Di samping piala dunia, pemain yang memiliki keunggulan dribbling, mengumpan silang hingga tendangan jarak jauh ini juga membuta kontribusi penting di Copa America. Ia menjadi bagian integral saat Argentina menjadi kampiun di edisi 2021 lalu dengan gol tunggalnya ke gawang tim Samba. Ia juga mencetak gol saat Albiceleste menggilas Italia 3-0 di Finalissima 2022 yang lalu. Kemampuannya bermain di berbagai posisi plus pengalaman panjangnya di berbagai turnamen mayor membuat Di Maria bakal tetap dipanggil oleh Lionel Scaloni untuk putaran final Qatar 2022 meski bukan menjadi pemain utama. Gol-golnya yang cenderung lahir di laga-laga penting bakal ditunggu untuk terakhir karirnya sebelum gantung sepatu yang mungkin akan terjadi dalam dua atau tiga tahun mendatang.

Kategori
blog bola Nations League Piala Dunia

Prediksi UEFA Nations League – Spanyol vs Portugal

Usai kompetisi antar klub berakhir, namun tengah pekan ini laga UEFA Nations League akan digelar dengan salah satunya, Spanyol vs Portugal. Kedua tim yang telah lolos ke putaran final piala dunia ini memiliki misi ganda di laga kali ini, selain bertanding demi prestise dan menjaga status penghuni level teratas A, laga ini juga bisa dimanfaatkan sebagai laga ujicoba kedua tim sebelum bertolak ke Qatar 2022 nanti. Sayangnya, pemain kedua tim tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat demi jadwal yang padat ini.

Spanyol vs Portugal

Jumat, 3 Juni 2022, pukul 01.45 WIB

Stadion Benito Villamarin, Sevilla

SERI 3.25 │SPANYOL 2.22 │PORTUGAL 3.40

PASANG TARUHAN PERTANDINGAN INI DI W88

Ringkasan Laga Spanyol vs Portugal

La Furia Roja siap mengawali kiprahnya di UEFA Nations League usai mengarungi babak kualifikasi piala dunia 2022 dengan cukup mudah meski sempat mendapat ganjalan dari Yunani. Di liga antar negara Eropa edisi sebelumnya, Sergio Busquets dan kolega mampu lolos ke final. Sayangnya mereka takluk dari Prancis di partai puncak. Untuk rentetan laga Nations League kali ini, pelatih Luis Enrique memanggil nama-nama langganan timnas, termasuk penyerang sayap Barcelona Ansu Fati yang telah pulih dari cedera. Sayangnya bek Manchester City, Aymeric Laporte menderita cedera. Namanya digantikan oleh bek Leeds United, Diego Llorente.

Sedangkan kubu Seleccao das Quinas harus melalui babak playoff untuk mengunci satu tiket ke Qatar 2022. Sempat terancam harus menghadapi Italia di laga penentuan, dewi fortuna akhirnya berpihak pada anak asuhan Fernando Santos tersebut dengan hanya bertemu lawan yang lebih ringan, Makedonia Utara. Untuk laga-laga di UEFA Nations League ini, Santos pemain langganan timnas plus debutan David Carmo. Bek Sporting Braga berusia 22 tahun ini tampil memikat musim ini. Beberapa pemain muda lain yang juga dipanggil adalah penyerang sayap AC Milan, Rafael Leao, gelandang Porto Vitinha.dan bek sayap PSG dan MU, Nuno Mendes dan Diego Dalot.

Kabar Terkini

Berdasarkan informasi terkini dari link alternatif W88, Luis Enrique bakal tetap memasang formasi favoritnya 4-3-3 dengan Sergio Busquets sebagai gelandang metronome atau mencoba Rodri di posisi tersebut dengan didukung oleh Thiago Alcantara dan gelandang Barcelona Gavi. Sementara itu, lini depan akan diisi oleh Alvaro Morata, Ferran Torres dan Ansu Fati atau Pablo Sarabia yang bisa bermain di beberapa posisi jika diperlukan. Ada kemungkinan juga eks pelatih Barcelona itu akan mengistirahatkan beberapa pemain Real Madrid yang ikut berlaga di final liga champions akhir pekan lalu seperti Dani Carvajal dan Thiago Alcantara.

Sementara  itu, kubu Portugal tampaknya bakal tetap memasang duet Cristiano Ronaldo dan Diogo Jota dalam formasi andalan baru, 4-1-3-2. Bruno Fernandes tetap dapat tampil optimal sebagai playmaker di belakang striker plus didukung oleh Ruben Neves dan Bernardo Silva yang bisa bermain sedikit melebar. Sedangkan gelandang bertahan Real Betis, William Carvalho akan menopang diantara dua lini.  Pelatih Fernando Santos kemungkinan akan mencoba beberapa pemain cadangan untuk menjadi pemain mula di laga ini demi pertimbangan pemilihan skuad final untuk piala dunia nanti.

Perkiraan Susunan Pemain Spanyol vs Portugal

Berikut adalah daftar nama pemain dari kedua tim yang bakal turun di laga ini:

  1. Spanyol

–     Unai Simon

  • Pau Torres
  • Inigo Martinez
  • Marcos Alonso
  • Diego Llorente
  • Sergio Busquets
  • Gavi
  • Marcos Llorente
  • Pablo Sarabia
  • Ansu Fati
  • Marco Asencio

 

  1. Portugal
  • Jose Sa
  • Nuno Mendes
  • Domingos Duarte
  • Joao Cancelo
  • Raphael Guerrero
  • Willliam Carvalho
  • Bruno Fernandes
  • Bernardo Silva
  • Ruben Neves
  • Cristiano Ronaldo
  • Diogo Jota

Prediksi Skor Spanyol vs Portugal

Dua tim bertetangga yang sama-sama mengajukan diri sebagai tuan rumah bersama untuk piala dunia 2030 ini nampaknya harus kembali siap berbagi angka. Meski sejatinya tim Matador memiliki peluang lebih besar karena bermain di kandang sendiri, namun CR7 dkk bukan lawan yang mudah dikalahkan. Untuk laga perdana Nations League kali ini, duel ini kemungkinan besar akan berkesudahan dengan skor 1-1 atau 2-2 saja. Bukan tidak mungkin kedua pelatih akan mencoba beberapa pemain baru atau pelapis untuk merotasi skuadnya sekaligus persiapan menuju putaran final piala dunia 2022 di akhir tahun nanti.

Kategori
blog bola Piala Dunia

Prediksi Kualifikasi Piala Dunia CONCACAF – Meksiko vs AS

Kualifikasi Piala Dunia zona CONCACAF pekan ini menggelar partai big match dua seteru klasik, Meksiko vs AS. Kedua tim masih berpeluang lolos langsung ke putaran final dan berada di peringkat yang berurutan, Meksiko duduk di posisi ketiga sementara AS berada diatasnya dengan poin yang sama 21. Dengan tiga laga tersisa, plus ancaman dari Panama dan Kosta Rika membuat keduanya menargetkan tiga poin di laga ini, terutama tim Sombrero yang ingin membalas kekalahan di tiga laga terakhir melawan seteru lamanya tersebut, di pertemuan pertama plus final CONCACAF Nations League dan Piala Emas CONCACAF 2021.

Meksiko vs AS

Jumat, 25 Maret 2022, pukul  9.00 WIB

Stadion Azteca, Meksiko

SERI 3.10 │MEKSIKO 1.87 │AS 4.15

PASANG TARUHAN PERTANDINGAN INI DI W88

Ringkasan Laga Meksiko vs AS

Meksiko menjalani babak kualifikasi piala dunia kali ini dengan kurang mengesankan. Performa mereka cenderung menurun perlahan setelah menjuarai Piala Emas CONCACAF 2019. Anak asuhan Tata Martino dua kali kalah dari AS beruntun di tiga pertemuan terakhir serta tidak lagi menjadi pemuncak di klasemen sementara zona Amerika Utara. Meski kerap tampil ofensif, para penyerangnya cenderung banyak membuang peluang emas di sekitar kotak penalti. Hal ini terlihat di laga terakhir saat menjamu Kosta Rika di bulan Januari lalu dimana mereka ditahan imbang tanpa gol di kandang sendiri. Sebuah gol dari Rugelio Funes Mori dianulir, plus dua tendangan Luis Rodriguez dan Luis Romo hanya membentur mistar gawang Keylor Navas. Sementara kemenagan 1-0 atas Panama harus mengandalkan tendangan penalti dari penyerang Wolverhampton, Raul Jimenez.

Sementara performa AS tak jauh berbeda meskipun penampilan mereka kali ini lebih baik ketimbang empat tahun lalu saat mereka gagal lolos ke putaran final untuk pertama kalinya sejak tahun 1990. Tim asuhan Gregg Berhalter cenderung stagnan sejak tampil impresif di 2021 dimana mereka merengkuh dua gelar kontinental, Piala Emas dan CONCACAF Nations League. Laga terakhir AS memang berakhir positif dengan kemenangan 3-0 atas El Salvador. Namun saat berhadapan dengan tim tangguh atau setidaknya seimbang, mereka cenderung melempem seperti saat dibekuk Kanada 0-2 di laga sebelumnya

Kabar Terkini

Berdasarkan informasi terkini dari link alternatif W88, eks pelatih Barcelona dan Argentina, Tata Martino masih akan menerapkan formasi 4-3-3 dengan mengandalkan trio Raul Jimenez, Jesus Corona dan Hirving Lozano di lini depan. Beberapa nama langganan lainnya seperti mantan penyerang Manchester United Javier Chicarito Hernandez dan penyerang Monterrey Rogelio Funes Mori dipinggirkan dari skuad mengingat performa kurang memuaskan belakangan ini.

Sementara, Greg Berhalter  akan berusaha tampil lebih menyerang dengan formasi 4-3-3 untuk mencuri gol dengan mengandalkan penyerang sayap Chelsea Christian Pulisic, penyerang Dortmund Giovanni Reyna dan Jordan Pefok yang merumput bersama Young Boys. Beberapa nama tidak dimasukkan dalam skuad USMNT kali ini menyusul cedera yang menimpa seperti Sergino Dest yang bermain bersama Barcelona, striker RB Salzburg Brandon Aaronson, serta performa mengecewakan di laga sebelumnya seperti kiper Matt Turner yang tampil buruk saat dikalahkan Kanada 0-2, atau gagal tampil regular di klubnya seperti yang dialami lulusan akademi La Masia, Konrad de Lafuente yang bermain di Marseille hingga punggawa Juventus Weston McKennie.

Perkiraan Susunan Pemain Meksiko vs AS

Berikut adalah daftar nama pemain dari kedua tim yang bakal turun di laga ini:

  1. Meksiko
  • Guillermo Ochoa
  • Jesus Gallardo
  • Nestor Araujo
  • Hector Moreno
  • Erick Aguirre
  • Erick Guiterrez
  • Luis Romo
  • Hector Herrera
  • Jesus Corona
  • Raul Jimenez
  • Hirving Lozano

 

  1. AS
  • Zack Steffen
  • Reggie Cannon
  • Walker Zimmerman
  • Miles Robinson
  • Antonee Robinson
  • Tyler Adams
  • Kellyn Acosta
  • Yunus Musah
  • Christian Pulisic
  • Gio Reyna
  • Jordan Siebatcheu Fefok

Prediksi Skor Meksiko vs AS

Berdasarkan tren performa kedua tim yang cenderung berimbang, laga diprediksi juga akan berlangsung berimbang. Meski begitu tim tuan rumah perlu waspada dengan barisan depan AS yang dipimpin Pulisic. Jika mereka tampil prima, tim Sombrero berada dalam bahaya. Selain itu, para penyerang mereka perlu menajamkan insting mencetak gol agar peluang tidak terbuang percuma. Meski begitu skor akhir laga ini kemungkinan besar tidak jauh dari hasil imbang, 1-1 atau 0-0 jika Guillermo Ochoa dan Zack Steffen tampil apik.

 

Kategori
blog bola Piala Dunia

Iran Lolos ke Qatar 2022 sebagai Tim Asia Pertama

Iran lolos otomatis ke Piala Dunia 2022 sebagai tim asal Asia pertama meski laga kualifikasi masih belum usai. Babak kualifikasi zona AFC sebenarnya masih menyisakan tiga pertandingan namun poin tim Melli sudah tak terkejar oleh UEA yang duduk di urutan ketiga. Saingan terberat mereka, Korea Selatan yang duduk di urutan kedua punya peluang mengikuti jejak Iran di pekan depan jika mampu meraih tiga poin.

Di tengah pekan kemarin melawan Iraq, anak asuhan Dragan Skocic menang tipis saja dengan skor 1-0. Gol tunggal diciptakan oleh penyerang yang bermain di FC Porto serta nominator penghargaan gol terbaik FIFA tahun 2021, Mehdi Taremi. Sebelum gol tercipta, mereka memiliki sejumlah peluang namun berhasil digagalkan barisan pertahanan Iraq. Gol pun tercipta karena Tahremi berhasil lolos dari kawalan lini belakang lawan. Hasil ini cukup untuk melenggangkan langkah Iran lolos menuju putaran final di Qatar akhir tahun nanti.

JAGO TEBAK SKOR? MAIN DI W88

 

Piala Dunia ke Enam bagi Iran

Sukses tim Melli ke Piala Dunia 2022 merupakan keberhasilan mereka yang keenam kalinya untuk berlaga di putaran final kejuaraan dunia empat tahunan tersebut. Bahkan edisi kali ini merupakan yang ketiga kalinya secara beruntun sejak Brasil 2014. Sedangkan tiga edisi lainnya adalah di Argentina 1978, Prancis 1998, dan Jerman 2006.

Debut pertama Iran di 1978 berakhir dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang saat mampu menahan Skotlandia yang diperkuat oleh Kenny Daglish saat ini dengan skor 1-1. Kemenangan perdana mereka baru hadir 20 tahun kemudian. Diperkuat oleh trio bintang mereka yang bermain di Liga Jerman, Ali Daei, Khodadad Azizi dan Karim Bagheri mampu membekuk AS 2-1 di Lyon. Sayangnya di dua laga lainnya mereka tak berkutik menghadapi Yugoslavia dan Jerman. Hasil terbaik Iran diraih di Rusia 2018 yang lalu dimana mereka meraih empat poin dari kemenangan 1-0 atas Maroko dan hasil imbang 1-1 menghadapi Portugal. Sayangnya, mereka takluk 0-1 dari Spanyol dan gagal lolos ke babak berikutnya. Pasang taruhan anda untuk laga-laga seru timnas Iran di Piala Dunia Qatar 2022 di link alternatif W88.

 

Potensi Iran Lolos ke 16 Besar

Setelah gagal lolos di lima edisi sebelumnya, kini saatnya mereka melaju lebih jauh, setidaknya menuju babak 16 besar mengingat materi pemain yang ada. Skuad Iran saat ini dipenuhi pemain-pemain yang merumput di liga-liga elit Eropa mulai dari Portugal, Spanyol, Inggris dan Belanda.

Pemain-pemain bintang ini nyaris ada di semua lini. Sebut saja pencetak gol dalam laga melawan Iraq kemarin, Mehdi Taremi. Ia bukan hanya sekedar pemain pelapis di FC Porto yang memimpin klasemen Liga Portugal saat ini. Penyerang 29 tahun ini telah mencetak 11 gol dan enam umpan gol dalam 19 kali penampilan di kompetisi teratas Portugal. Tahremi juga menjadi finalis penghargaan gol terbaik FIFA tahun 2021 berkat gol spektakuler saltonya ketika menantang Chelsea di Liga Champions musim lalu. Selain itu ada juga penyerang yang dijuluki ‘Ibrahimovic Baru’, Serdar Azmoun. Ia telah mencetak sembilan gold an satu umpan gol di Liga Rusia dan UCL bersama Zenit St.Petersburg. Di musim panas nanti, Azmoun bakal menuju Bundesliga untuk bergabung dengan Bayer Leverkusen. Lalu ada kapten tim Alireza Jahanbakhsh yang telah tampil di dua Piala Dunia sebelumnya. Gelandang yang besar di liga Belanda bersama NEC Nijmegen dan AZ Alkmaar ini kini memperkuat Feyenoord setelah gagal bersinar bersama Brighton.

Di samping nama-nama yang telah dikenal diatas, masih ada sejumlah nama lain di skuad Dragan Skocic yang ikut berperan membawa Iran lolos dan siap bersinar di akhir tahun nanti. Sebut saja kiper Boavista Alireza Beiranvand, bek AEK Athena Ehsan Hajsafi dan Milad Mohammadi, bek Dinamo Zagreb Sadegh Moharrami, gelandang klub Belgia Charleroi, Ali Gholizadeh serta geladang serang Brentford Inggris, Saman Ghoddos. Mereka siap bahu-membahu memperbaiki performa Iran di Qatar nanti yang seperti mirip tanding di kandang sendiri. Pendukung sepakbola Iran yang fanatik siap membanjiri venue-venue laga tim Melli di Piala Dunia di jazirah Arab pertama dalam sejarah ini.

 

Kategori
blog bola Piala Dunia

Prediksi Kualifikasi Piala Dunia CONCACAF – Kanada vs AS

Kualifikasi Piala Dunia zona CONCACAF akan menggelar salah satu partai big match antara dua tim teratas di klasemen, Kanada vs AS. Kedua tuan rumah Piala Dunia 2026 nanti ini akan berhadapan untuk memperebutkan tiket lolos otomatis pertama. Amerika Serikat punya misi khusus untuk mengalahkan Kanada yang masih tidak terkalahkan. Sementara bagi negara tetangga yang sering diremehkan, negeri berlambang daun mapel ini ingin membuktikan bahwa mereka memang lebih tangguh dari AS yang terlalu banyak berkoar.

Kanada vs AS

Senin, 30 Januari 2022, pukul  6.05 WIB

Stadion Tim Horton Field, Hamilton

SERI 2.82 │KANADA 2.72 │AS 2.64

PASANG TARUHAN PERTANDINGAN INI DI W88

 

Ringkasan Laga Kanada vs AS

Kanada menjalani laga demi laga kualifikasi dengan cukup gemilang. Mereka mampu mempimpin klasemen sementara dan belum terkalahkan dengan lima kemenangan serta empat kali imbang, termasuk kemenangan 2-1 atas Meksiko, tim terkuat di zona ini. Anak asuhan John Herdman kini menjadi yang terdepan untuk bisa mengamankan tiket lolos langsung ke Qatar 2022. Di pertandingan sebelumnya, mereka membungkam Honduras 2-0 di kandang lawan. Dua gol kemenangan mereka diciptakan oleh gol bunuh diri Denil Maldonado yang gagal menyapu bersih umpan silang Tajon Buchanan serta sontekan dari luar kotak penalti yang dilakukan oleh penyerang yang bermain di Lille, Jonathan David.

Sementara AS masih punya peluang menyodok ke puncak klasemen mengingat mereka hanya berjarak satu poin saja dengan calon lawannya. Juara Piala Emas CONCACAF edisi terakhir ini sebenarnya memiliki materi pemain yang lebih baik dan tersebar di liga-liga top Eropa. Sayangnya performa mereka tidak selalu stabil dan sering kali kesulitan mencetak lebih dari dua gol. Laga melawan El Salvador menjadi buktinya dimana mereka hanya unggul 1-0 saja lewat gol tunggal Antonee Robinson. Anak asuhan Greg Berhalter seharusnya mampu mencetak lebih banyak gol.

Kabar Terkini

Berdasarkan informasi terkini dari link alternatif W88, Kanada bakal turun dengan skuad terbaiknya dengan formasi 4-4-2 yang bisa bertransformasi menjadi 5-3-2. Sayangnya, bek andalan mereka Alphonse Davies harus absen dan tidak dipanggil kedalam skuad karena cedera. Tajon Buchanan, Atiba Hutchison, Jonathan David akan menjadi punggawa utama dalam starting IX mereka melawan AS nanti. Jangan lupakan juga kiper Milan Borjan yang tampil cemerlang di laga melawan Honduras. Kiper yang bermain di Red Star Belgrade ini menghalau sejumlah peluang emas tim tuan rumah di laga tersebut.

Sementara, Greg Berhalter nampaknya akan berusaha tampil lebih menyerang dengan formasi 4-3-3 untuk menembus pertahanan alot tim lawan dengan trio penyerang Lille Timothy Weah, penyerang Chelsea Christian Pulisic dan Ricardo Pepi yang baru saja pindah ke Bundesliga, Augsburg. Keunggulan lini depan mereka akan dioptimalkan demi mencetak gol lebih cepat dan lebih banyak di laga ini.

Perkiraan Susunan Pemain Kanada vs AS

Berikut adalah daftar nama pemain dari kedua tim yang bakal turun di laga ini:

  1. Kanada
  • Milan Borjan
  • Kamal Miller
  • Richie Laryea
  • Alistair Johnston
  • Derek Cornelius
  • Tajon Buchanan
  • Atiba Hutchison
  • Stephen Eustaquio
  • Junior Holiet
  • Jonathan David
  • Cyle Larin

 

  1. AS
  • Zack Steffen
  • Reggie Cannon
  • Sergino Dest
  • Chris Richards
  • Antonee Robinson
  • Tyler Adams
  • Weston McKennie
  • Sebastian Lletget
  • Christian Pulisic
  • Timothy Weah
  • Ricardo Pepi

Prediksi Skor Kanada vs AS

Laga ini bakal berlangsung ketat mengingat kedua tim berambisi meraih kemenangan demi puncak klasemen dan tiket otomatis pertama ke Qatar. Tim tuan rumah memiliki sedikit keuntungan bermain di kandang sendiri namun tim tamu punya lebih banyak pemain muda yang berpengalaman tampil di laga-laga elit Eropa meski tidak selalu menjadi pemain utama. Mentalitas akan menjadi kunci utama yang menentukan hasil akhir di partai ini. Skor akhir tampaknya akan imbang 1-1 atau 2-2.

Kategori
blog bola Piala Dunia

Prediksi Kualifikasi Piala Dunia 2022 – Paraguay vs Uruguay

Kualifikasi Piala Dunia zona CONMEBOL kembali hadir dengan memasuki fase krusial, salah satunya partai Paraguay vs Uruguay. Paraguay masih memiliki peluang lolos, meski kecil, asalkan mampu meraih tiga poin, sedangkan Uruguay juga membutuhkan poin maksimal untuk segera mengamankan peluang tiket lolos otomatis. Kedua tim hanya berselisih tiga poin saja. Uruguay duduk di urutan ke tujuh sementara Paraguay dua tingkat dibawahnya. 

Paraguay vs Uruguay 

Jumat, 28 Januari 2022, pukul 09.00 WIB 

Stadion General Pablo Rojas 

SERI 2.99│PARAGUAY 3.25│URUGUAY 2.46

PASANG TARUHAN PERTANDINGAN INI DI W88 

Ringkasan Laga Paraguay vs Uruguay 

Paraguay mengalami inkonsistensi performa dalam kualifikasi piala dunia kali ini. Telah terjadi pergantian pelatih dari Eduardo Berizzo ke Guillermo Schelotto sejak bulan Oktober 2021 namun hasil pertandingan belum berubah secara signifikan. Eks pelatih Boca Juniors ini belum mampu membawa timnya meraih kemenangan. Tiga poin sangat krusial dalam laga ini karena dengan hasil itu mereka akan menyamai poin lawan mereka dan berjuang di tiga laga sisa berikutnya. 

Di lain pihak, Uruguay mengalami hal yang tak jauh berbeda. Mereka baru saja mengganti pelatih senior mereka, Oscar Tabarez dengan Diego Alonso usai kekalahan memalukan dari Bolivia. Laga ini adalah debut Alonso menangani Luis Suarez dan kolega. Ini akan menjadi ujian apakah mereka masih mampu lolos mengingat performa mengecewakan dalam beberapa pertandingan terakhir. Sebuah PR yang tidak mudah bagi pelatih baru. 

Kabar Terkini

Dari informasi terakhir yang dihimpun dari link alternatif W88, Paraguay bakal memasang formasi 4-5-1 dengan kemungkinan transisi menjadi 4-4-2. Striker Torino Antonio Sanabria akan dipilih dalam pemain utama di lini depan, berpasangan dengan Brian Samudio. Di lini tengah, gelandang serang Newcastle United Miguel Almiron akan menjadi motor serangan sedangkan kapten Gustavo Gomez bakal mengkoordinasi kokohnya lini pertahanan. 

Sementara di lain pihak, Uruguay tampaknya akan tampil menyerang dengan formasi 4-2-3-1 atau dengan 4-3-3. Luis Suarez dan Edison Cavani kini akan ditemani oleh penyerang miss yang merumput di Benfica, Darwin Nunez. Lini tengah mereka cukup tangguh dengan hadirnya Mathias Vecino, gelandang Real Madrid Federico Valverde dan gelandang Juventus Rodrigo Bentacur yang ditugaskan untuk menopang lini depan dan barisan pertahanan yang masih dihuni oleh wajah-wajah lama seperti Diego Godin dan Martin Caceres. Bek Barcelona Ronald Araujo menjadi andalan baru di lini belakang bersama bek sayap AS Roma, Mathias Vina. 

Perkiraan Susunan Pemain Paraguay vs Uruguay 

Berikut adalah daftar nama pemain dari kedua tim yang bakal turun di laga ini:

  1. Paraguay 
  • Anthony Silva 
  • Gustavo Gomez 
  • Omar Aldrete 
  • Junior Alonso 
  • Roberto Rojas 
  • Miguel Almiron 
  • Mathias Villasanti
  • Carlos Gonzalez 
  • Mathias Rojas
  • Antonia Sanabria
  • Brian Samudio

 

  1. Uruguay 
  • Mathias Campana 
  • Diego Godin 
  • Ronald Araujo 
  • Jose Gimenez 
  • Mathias Vina
  • Federico Valverde 
  • Mathias Vecino
  • Rodrigo Bentacur
  • Edison Cavani 
  • Luis Suarez 
  • Darwin Nunez

Prediksi Skor Paraguay vs Uruguay 

Ini adalah laga hidup-mati bagi tim tuan rumah. Jika mereka hanya meraih hasil imbang berarti pupuslah sudah peluang mereka untuk lolos, atau setidaknya kian berat mengingat lawan berikutnya adalah Brasil yang jauh lebih tangguh ketimbang Uruguay saat ini. Sementara, bagi anak asuhan Diego Alonso, hasil imbang kian memperberat langkah mereka berikutnya mengingat tim tamu tidak hanya bersaing dengan dua melainkan tiga bahkan empat tim lain sekaligus untuk lolos, yaitu Kolombia, Peru, Cile, dan Bolivia. Meski begitu, hasil akhir pertandingan ini tampaknya tidak bisa jauh dari hasil imbang dengan skor 1-1 atau 2-2. Dengan hasil ini berarti persaingan kian ketat dan menegangkan menuju akhir.

Kategori
blog bola Liga Champions Liga Europa Piala Dunia

Gol Tandang yang Hilang di Kompetisi Elit 2022

Aturan gol tandang resmi dihentikan di kompetisi-kompetisi elite dunia di tahun  2022 setelah berlaku sekian lama, baik di Eropa ataupun wilayah Amerika Selatan. 

UEFA sebenarnya telah menghilangkan aturan gol tandang tersebut sejak awal musim ini. Badan sepakbola Eropa tersebut berpendapat demikian karena kondisi penularan COVID-19 di Eropa yang meningkat di tahun 2020 sehingga hampir seluruh pertandigan berlangsung tanpa penonton. Sehingga aturan tersebut tidak lagi relevan mengingat aturan tersebut dibuat agar tim tamu tetap tampil menyerang dan berusaha untuk mencetak gol. Saat ini atmosfir pertandingan baik di partai kandang dan tandang tak jauh berbeda karena adanya standarisasi bagi fans tim, tingkat kualitas stadion hingga fasilitasnya. 

Kini, giliran konfederasi sepakbola Amerika Selatan yang ikut memutuskan untuk menghilangkan aturan gol tandang. Kompetisi Piala Libertadores dan Sundamericana 2021 menjadi turnamen regional terakhir yang menggunakan aturan tersebut, yang menguntungkan juara bertahan Palmeiras di semifinal usai menyingkirkan Atletico Mineiro dengan agregat 1-1 (bermain 0-0 di kandang dan menahan lawan 1-1 di partai tandang).

JAGO TEBAK SKOR? MAIN DI W88

 

Sejarah Gol Tandang di Kompetisi Antar Klub Elit

Aturan gol tandang diperkenalkan pertama kali oleh UEFA di dekade 1960an, tepatnya di Piala Winners musim kompetisi 1965/66 putaran kedua di pertandingan antara Budapest Honved asal Hungaria melawan Dukla Praha asal Cekoslovakia. Saat itu Piala Winners merupakan kompetisi antar klub Eropa kelas dua dibawah Liga Champions (atau dahulu disebut Piala Kejuaraan Eropa dan Piala Champion). Setelah itu, berurutan di dua musim berikutnya, gol tandang diberlakukan di Piala Fairs (setara dengan Liga Konferensi Eropa saat ini) pada musim 1966/67 dan di kompetisi antar klub tertinggi Piala/Liga Champions di musim 1967/68.

Sejak saat itu, gol tandang menjadikan laga-laga leg kedua di babak-babak yang menentukan di Liga Champions, Piala Winners dan Piala UEFA (sebelum kedua kompetisi tersebut dilebur menjadi satu yang merupakan benih Liga Eropa saat ini) kian seru dan dramatis mengingat satu gol tandang bernilai ganda. Bahkan di sejumlah edisi final Piala UEFA juga bergantung pada aturan ini untuk menentukan juara, terutama saat final masih menggunakan format tandang-kandang di musim 1971/72 hingga 2006/07.

Tercatat ada tiga edisi final yang begitu ketat sehingga harus mengandalkan aturan gol tandang ini, yaitu di musim 1976/77, 1979/80 dan 1991/92. Pada tahun 1977, Juventus diuntungkan dengan gol tandang saat kalah 1-2 dari Athletic Bilbao di leg kedua setelah unggul 1-0 leg pertama. Tiga tahun kemudian, Eintracht Frankfurt sukses menjadi kampiun usai menang 1-0 di laga kedua, sementara di leg pertama, mereka takluk 2-3 dari Gladbach. Sedangkan di  musim 1991/92, Ajax menjadi juara setelah hanya bermain seri tanpa gol di kandang sendiri usai menahan Torino 2-2 di partai pertama. Musim 2020/21 adalah musim terakhir diterapkannya aturan tersebut. Pasang taruhan anda di laga-laga Liga Eropa di link alternatif W88. 

Uniknya, CONMEBOL baru mengadopsi aturan ini baru saja di dua dekade silam, tepatnya di tahun 2005 dan diberlakukan hingga partai final hingga 2008, dimana saat itu klub asal Ekuador LDU Quito sukses menjadi jawara Amerika Latin usai membekuk Fluminense dari Brasil Debian skor 3-1 di kandang sendiri usai kalah 2-4 di laga tandang. Selanjutnya aturan tersebut hanya berlaku di babak knockout sampai semifinal saja sebelum diakhiri tahun lalu. 

Gol Tandang di Kompetisi Antar Negara 

Lalu apakah gol tandang sepenuhnya hilang dalam sepakbola? Tampaknya belum jika merujuk pada kompetisi antar negara. Babak playoff Piala Dunia 2022 nanti masih memberlakukan aturan ini, terutama di laga playoff internasional dan zona Afrika yang masih menganut sistem partai kandang-tandang. Untuk playoff zona Eropa, UEFA telah menggantinya dengan sistem satu laga bagi setiap tim di babak semifinal sebelum melaju ke final, yang juga dengan satu laga. 

Di zona Asia, untuk perebutan tiket menuju playoff internasional, peringkat ketiga terbaik dari masing-masing grup juga akan bertanding dengan sistem tandang-kandang. Aturan gol tandang juga masih berlaku disini. 

Pengganti Aturan Gol Tandang 

Sebagai penggantinya, maka dalam babak-babak dengan laga kandang-tandang, jika kedua tim sukses meraih kemenangan, maka jumlah gol aggregat yang akan dijadikan pertimbangan lebih dahulu untuk menentukan lolos tidaknya sebuah tim. Bila agregat gol masih sama, maka kedua tim harus melanjutkan hingga adu penalti untuk menentukan pemenang. Sistem ini sudah sempat diberlakukan oleh CONMEBOL sebelum tahun 2005.

Kategori
blog bola Piala Dunia

Nigeria dan Yunani Sedang Berburu Pelatih Baru

Timnas Nigeria dan Yunani sedang mencari sosok pelatih baru menjelang turnamen internasional dan tentunya Piala Dunia Qatar 2022. Kedua tim baru saja kehilangan dua pelatih kepalanya dengan alasan yang berbeda. Nigeria memecat sosok yang menjabat sebelumnya, Gernot Rohr yang dianggap tidak bisa memaksimalkan potensi bakat para pemain dalam timnya, sedangkan bos timnas Yunani ditinggalkan pelatih kepala John Van Schip akibat kegagalannya di babak kualifikasi piala dunia 2022 yang baru berkakhir bulan lalu. Pasang taruhan anda untuk laga-laga Piala Dunia 2022 di link alternatif W88.

JAGO TEBAK SKOR? COBA MAIN DI W88

Muka-muka Lama yang Mendominasi di Nigeria

Pemberhentian yang dilakukan federasi sepakbola Nigeria (NFF) terjadi di saat yang kurang tepat. Rohr yang berkebangsaan Jerman berjasa membawa tim Elang Super lolos ke babak playoff kualifikasi Piala Dunia yang baru akan digelar di bulan Juni 2022. Namun Piala Afrika 2022 akan diselenggarakan dalam waktu dekat, tepatnya pada bulan Januari tahun depan. Tak pelak, Augustin Eguavoen ditunjuk sebagai pelatih baru ad interim untuk menangani Victor Osimhen dan kolega. Posisi Eguavoen masih belum aman hingga putaran final Piala Dunia. Ia masih perlu membuktikan bahwa eks anggota skuad timnas Nigeria di Piala Dunia 1994 ini layak menduduki jabatan tersebut. Meski merupakan muka lama dan telah tiga kali ditunjuk menangani Super Eagle, tak ada prestasi menonjol yang ditorehkan kecuali peringkat ketiga Piala Afrika 2006.

Lalu siapa saja calon yang diincar oleh federasi sepakbola di negeri yang pernah meraih emas di cabang sepakbola pada ajang Olimpiade Atlanta 1996 ini? Berikut beberapa nama yang muncul.

  • Salisu Yusuf: Ia adalah asisten pelatih timnas sejak tahun 2016. Prestasi terbaiknya sebagai pelatih adalah membawa dua klub lokal, Kano Pillars dan Eyimba FC meraih gelar liga Nigeria dan Piala Nigeria. Namun, ia tidak memiliki pengalaman bermain untuk tim nasional di masa mudanya.
  • Jo Bonfrere: Pelatih berkebangsaan Belanda ini adalah salah satu yang sosok paling berjasa bagi tim Elang Super. Ia lah pelatih yang membawa Nigeria meraih medali emas di ajang Olimpiade Atlanta 1996. Sayangnya usianya yang sudah menginjak 75 tahun membuat peluangnya terpilih kembali agak tipis.
  • Sunday Oliseh: Eks bintang timnas di dekade 1990an dan 2000an yang juga pernah menjadi pelatih Elang Super di tahun 2015 hingga 2016. Pengalaman melatih lainnya adalah memimpin Vervietois di divisi tiga Liga Belgia dan Fortuna Sittard di Liga Belanda divisi Dua.
  • Emmanuel Amunike. Ia adalah salah satu pemain tenar timnas di era 1990an dan pernah memperkuat Barcelona dan Sporting Lisbon serta menjadi bagian dari generasi emas Nigeria pada dekade tersebut. Pengalaman melatihnya timnas Tanzania dan Nigeria U17 lah yang paling diingat karena Amunike sukses membawa timnya lolos ke Piala Afrika 2019 dan juara dunia U17.
  • Mladen Krstajic: Ia adalah eks pelatih timnas Serbia yang berhasil membawa Alexander Mitrovic dan kolega lolos ke Piala Dunia 2018 yang lalu. Sayangnya, sosok yang didekati NFF langsung ini memilih menerima tawaran untuk menangani Maccabi Haifa.

Antara Valverde dan Santos di Yunani

Sedangkan timnas Yunani yang sudah dipastikan gagal lolos ke piala dunia tidak akan terburu-buru memilih pelatih baru usai John Van’t Schip mundur dari posisinya pasca kegagalan di babak kualifikasi bulan November lalu. Beberapa nama sempat muncul ke permukaan. Yang terbaru adalah dua sosok senior dengan sejumlah prestasi, Ernesto Valverde dan pelatih Portugal saat ini, Fernando Santos.

Valverde adalah eks pelatih Barcelona, Athletic Bilbao, Valencia, Villareal dan Espanyol dengan sederet prestasi di kompetisi domestik antara lain dua gelar La Liga dan Piala Super Spanyol plus Piala Raja plus runner up Piala UEFA 2007 bersama Espanyol. Ia juga pernah menangani Olympiakos di dua periode, dengan tiga gelar liga domestik di 2009, 2011 dan 2012. Valverde sedang berstatus free agent yang membuatnya berpeluang untuk dikontrak Yunani. Sementara opsi lainnya adalah menunggu Fernando Santos yang harus berjuang membawa Portugal lolos ke Qatar 2022 via jalur playoff yang memberatkan dimana kemungkinan besar akan bertemu Italia di laga penentuan. Jika gagal lolos, kemungkinan besar ia akan mundur meski berjasa memberi dua gelar internasional bagi Cristiano Ronaldo cs, Piala Eropa 2016 dan Nations League edisi pertama. Kembali melatih timnas Yunani yang pernah dibawanya lolos ke babak 16 besar di Piala Dunia 2014 adalah salah satu opsi yang dipertimbangkan.