Kategori
blog bola Liga Inggris Liga Italia Liga Jerman Liga Prancis Liga Spanyol

Pergantian Pelatih di Sejumlah Klub Liga Top Eropa

Pergantian pelatih terjadi di sejumlah klub di lima liga top Eropa selama bursa transfer musim panas ini menuju musim 2022/23.

Bursa transfer musim panas bukan saja merupakan periode untuk jual beli pemain. Beberapa klub di lima liga top Eropa, Liga Premier Inggris, La Liga Spanyol. Bundesliga Jerman, Ligue 1 Prancis dan Liga Seri A Italia juga melakukan pembaharuan di staff kepelatihan. Pergantian arsitek tim ini bahkan juga terjadi di tim-tim mapan seperti PSG, Marseille, Borussia Dortmund, Hertha Berlin, Valencia, Athletic Bilbao hingga Manchester United. Bahkan hal ini juga berlangsung di sejumlah klub besar di Liga Belanda, Liga Portugal hingga Liga Turki. Berikut ini adalah detil pergantian pelatih di beberapa klub ternama Eropa.

JAGO TEBAK SKOR? MAIN DI W88

Liga Premier Inggris

Di Liga Premier Inggris, bisa dibilang hanya Manchester United saja yang melakukan pergantian pelatih. Eks bos Ajax Amsterdam, Erik Ten Hag, telah dipilih menjadi arsitek tim Setan Merah mulai musim depan. Ia dipercaya bakal membawa perubahan di Carrington dengan sejumlah rekrutan baru. Sayangnya, pembaharuan skuad dengan transfer impian agak tersendat mengingat mereka hanya berlaga di Liga Europa, bukan di Liga Champions.

Dua tim lain yang melakukan pergantian pelatih adalah Watford dan Burnley yang telah terdegradasi ke Championship. Pasang taruhan anda untuk laga-laga seru Liga Inggris musim 2022/23 di link alternatif W88.

La Liga Spanyol

Sejumlah klub di La Liga telah melakukan pergantian pelatih untuk musim depan. Beberapa diantaranya adalah Valencia, Athletic Bilbao dan Espanyol.

Valencia telah memilih eks arsitek AC Milan dan Napoli, Gennaro Gattusso untuk memimpin Los Ches musim depan. Gattusso menggantikan pelatiih lama Pepe Bordalas yang hanya mampu membawa Carlos Soler dan kolega finis di urutan ke sembilan musim lalu dan kalah di final Copa del Rey dari Real Betis. Sosok pelatih yang kerap dipanggil ‘Rhino’ saat masih aktif bermain tersebut diharapkan bisa mendongkrak performa mereka untuk setidaknya kembali berlaga di kompetisi Eropa musim depan. Prestasinya yang pernah membawa Napoli juara Coppa Italia 2021 serta mengawal Milan untuk bersaing di papan atas dapat membantu kebangkitan Valencia.

Sementara Bilbao menunjuk kembali Ernesto Valverde untuk musim depan. Ini adalah kali ketiga Valverde kembali ke San Mames setelah 2003 hingga 2005 serta 2013 hingga 2017. Pelatih yang sempat menangani Barcelona sejak 2017 hingga 2020 lalu sebelum menganggur ini pernah membawa Bilbao jawara Piala Super Spanyol 2015 serta lolos ke kualifikasi Liga Champions di musim 2014/15 setelah finis di empat besar. Sentuhan magisnya diharapkan bisa membawa Bilbao kembali memenangkan gelar yang lebih prestisius seperti Copa del Rey yang gagal diraih dimasa kepemimpinan Marcelino Toral meski dua tahun berturut-turut lolos ke final 2020 dan 2021 serta kembali ke setidaknya lima besar.

Satu tim tenar lainnya yang melakukan pergantian pelatih adalah Espanyol yang memutuskan merekrut eks pelatih Granada, Diego Martinez. Ia adalah sosok penting yang membawa Granada promosi ke La Liga di tahun 2019 hingga finis di urutan ke 7 di musim 2019/20 plus lolos hingga perempat final Liga Europa di musim berikutnya sebelum disingkirkan Manchester United. Martinez diharapkan bisa membangun kembali kekuatan Espanyol untuk kembali bertarung di kompetisi Eropa. Dua klub lain yang juga melakukan pergantian pelatih adalah Levante dan Alaves. Keduanya baru saja terdegradasi ke Segunda Division.

Bundesliga Jerman

Di Bundesliga, pergantian pelatih terjadi di sejumlah klub teras seperti Borussia Dortmund, Wolfsburg, Hertha Berlin, Borussia M’Gladbach, Hoffenheim hingga klub promosi, Schalke 04.

Dortmund dan Wolfsburg memutuskan untuk mengganti pelatih lama mereka, Marco Rose dan Florian Kohfeldt dengan figur-figur berdarah Balkan, Edin Terzic dan Nico Kovac. Terzic yang sebelumnya menjabat sebagai direktur olahraga siap kembali ke pinggir lapangan memimpin Marco Reus dkk. Ia dianggap sosok yang cocok untuk mengangkat performa Die Borussen untuk menghentikan dominasi Bayern. Ia sempat menjadi caretaker tim saat Dortmund memecat Lucien Favre di musim 2020/21. Ia mampu memberi gelar DFB Pokal plus lolos ke perempat final Liga Champions. Sementara, Wolfsburg memilih Kovac yang sebelumnya menangani AS Monaco lebih karena pertimbangan pengalamannya di Bundesliga. Ia pernah mengangkat trofi Piala Jerman bersama Frankfurt di 2018 serta meraih gelar dobel bersama Bayern di 2019.

Sedangkan, empat lainnya memilih sosok dari berbagai latar belakang. Hertha Berlin mengangkat eks pelatih Mainz dan Dynamo Moscow, Sandro Schwarz sebagai pengganti Felix Magath usia lolos dari playoff degradasi. Gladbach yang ditinggal Adi Hutter, menunjuk eks pelatih Norwich, Daniel Farke. Hoffenheim merekrut pelatih yang baru saja memenangkan Liga Swiss bersama FC Zurich musim lalu, Andre Breitenreiter. Ia juga pernah menangani Schalke dan Hannover. Sedangkan, Schalke memilih eks arsitek Arminia Biefield, Frank Kramer.

Liga Serie A Italia

Di Serie A, dua tim papan tengah Verona dan Udinese menjadi tim yang melakukan pergantian pelatih. Hellas Verona yang ditinggal Igor Tudor, menunjuk bekas pelatih Udinese Gabrielle Cioffi untuk mengawal Giovanni Simeone dan kolega musim depan. Sedangkan mantan klub Cioffi akan ditangani oleh ayah dari penyerang sayap Fiorentina, Ricardo Sottil, dan yang pernah menjadi rekan setim legenda klub Gabriel Batistuta, Andrea Sottil. Uniknya, mantan bos Cioffi di Udinese, Luca Gotti, juga mendapat klub baru, Spezia, untuk menggantikan Thiago Motta.

Ligue 1 Prancis

Di Prancis, pergantian pelatih bahkan melibatkan sejumlah klub elit. Mereka adalah PSG, Marseille, Lille, dan OGC Nice.

Le Parisien memutuskan mengganti Mauricio Pocchettino dengan eks pelatih Lille saat menjuarai kompetisi domestik dua musim lalu, Christophe Gaultier. Ia hengkang dari Nice untuk kesempatan melatih klub bintang ini berkat kedekatannya dengan direktur olahraga baru PSG, Luis Campos. Keduanya pernah bekerja sama di Lille sebelumnya. Posisi Gaultier di klub lamanya akan digantikan oleh Lucien Favre yang pernah membawa klub tersebut lolos ke babak kualifikasi Liga Champions.

Sementara itu, Lille yang tampil mengecewakan musim lalu telah memilih mantan pelatih Shakhtar Donetsk dan AS Roma, Paulo Fonseca. Fonseca yang pernah membawa Giallorossi lolos ke semifinal Liga Europa 2020 akan ditugaskan membawa Lille kembali ke papan atas. Sedangkan OM yang ditinggalkan Jorge Sampaoli menyusul keputusan mengundurkan diri mendadak arsitek tim asal Argentina tersebut menunjuk bekas pelatih Verona yang belum pernah menangani tim besar, Igor Tudor.

Kategori
blog bola Liga Champions Liga Inggris Liga Italia Liga Spanyol

Menunggu Akhir Saga Transfer Lewandowski, Ronaldo dan Dybala

Saga transfer di musim panas ini sedang dipenuhi rumor kepindahan tiga nama besar, Robert Lewandowski, Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala. Ketiganya diberitakan akan pindah ke klub baru namun hingga saat ini belum ada yang terealisasi.

Kabar transfer mengenai isu atau rumor kepindahan penyerang Bayern Munich dan timnas Polandia, Robert Lewandowski diikuti oleh keingingan Cristiano Ronaldo hengkang dari Manchester United dan penyerang Argentina Paulo Dybala yang telah berstatus free transfer dan menjadi incaran sejumlah tim. Transfer ketiganya bisa terjadi dan besar kemungkinan untuk saling berhubungan dimana jika Lewy jadi pindah ke Barcelona, klub yang paling getol mengincarnya, CR7 bisa menuju ke Bayern sedangkan Paulo Dybala bisa mengisi kekosongan bintang di Old Trafford.

Sayangnya, transfer tersebut tidak mudah diwujudkan mengingat ketiganya adalah pemain bintang dengan gaji besar dan memiliki bandrol yang tinggi, terutama Lewy dan CR7 yang masih terikat kontrak dengan klubnya saat ini. Dybala sendiri meski telah berstatus bebas transfer, belum juga menemukan klub yang menampungnya akibat sejumlah klub yang mengincarnya masih menunggu situasi terbaru dari kabar transfer pemain.

Saga transfer ketiganya nampaknya masih terus belanjut di bulan ini dan bahkan berpotensi berlanjut menjelang bursa transfer musim panas 2022 ditutup nanti. Hal ini sedikit banyak dipengaruhi oleh berbagai isu yang berkaitan dengan ketiga pemain tersebut.

JAGO TEBAK SKOR? MAIN DI W88

Drama Saga Transfer Lewandowski

Saga transfer yang paling santer bergaung saat ini adalah isu kepindahan striker dan kapten timnas Polandia, Robert Lewandowski. Kabar ini bahkan sudah diberitakan sejak bulan Juni lalu ketika Lewy mengungkapkan keinginannya untuk meninggalkan Bayern secara terbuka menuju Barcelona demi sebuah tantangan baru.

Namun, kubu Die Roten tidak menanggapi niat pemain bintangnya tersebut mengingat ia masih terikat kontrak setahun lagi. Mereka pun sejauh ini telah menolak sejumlah tawaran resmi, termasuk beberapa dari Barcelona meskipun tidak menunjukkan tanda-tanda hal itu akan terhenti. Walaupun Lewy diberitakan telah setuju secara lisan dengan kontrak tiga tahun bersama klub asal Catalan tersebut, kubu Bayern meresponsnya dengan dingin. Mereka tetap bersikeras untuk mempertahankan mesin golnya meski telah berusia 33 tahun dan baru saja merekrut penyerang asal Senegal dari Liverpool, Sadio Mane.

Usut punya usut, niat hengkang Lewy ini bukan sekedar ingin mencari tantangan baru di luar Bundesliga, namun lebih kepada ketidanyamanannya dengan kebijakan manajemen klub, mulai dengan pemotongan gaji untuk kesepakatan kontrak terbaru bagi pemain yang berusia diatas 30 tahun, rumor ketidakcocokan dengan taktik dan gaya permainan yang diusung oleh pelatih Julian Nagelsmann serta ambisi bersaing dengan Karim Benzema di La Liga.

Sejauh ini, Bayern telah menolak tawaran Blaugrana dengan harga 40 juta Euro dan menyatakan tidak akan melepas dengan bandrol di bawah 50 juta Euro plus tidak menerima pembayaran dengan cicilan yang disodorkan Barcelona. Menarik ditunggu bagaimana akhir dari kisah saga transfer Lewy ini. Pasang taruhan anda untuk laga-laga Bayern Munich di link alternatif W88.

CR7 yang Ngebet Pergi

Lain Lewy, lain pula dengan Cristiano Ronaldo. Bintang veteran Portugal ini memutuskan ingin keluar dari Manchester United agar dapat berlaga di Liga Champions Eropa. Seperti diketahui bahwa musim lalu klub Setan Merah tersebut hanya mampu finis di urutan ke enam di klasemen akhir Liga Inggris yang membuatnya hanya bisa berlaga di Liga Europa musim depan. Hal ini tentu sangat memalukan bagi seorang CR7 yang selama ini selalu bermain di level tertinggi kompetisi Eropa. Ronaldo sendiri sejatinya masih tampil impresif musim lalu dengan mencetak 24 gol dan tiga umpan gol dalam 37 pertandingan di semua ajang.

Sejauh ini sejumlah klub yang berminat merekrutnya adalah PSG dan Chelsea. Sayangnya, peluang raksasa Ligue 1 tersebut sirna mengingat pelatih incarannya yang juga mantan bos CR7 di Real Madrid, Zinedine Zidane menolak tawaran Le Parisien. Klub tersebut juga dikabarkan berusaha untuk mengurangi perekrutan pemain bintang dengan bandrol tinggi demi memenuhi kebijakan Financial Fair Play. Praktis kini hanya Chelsea yang mungkin bisa merekrutnya meski pembicaraan masih berlanjut, terutama dengan agennya Jorge Mendes yang bahkan sempat menawarkan pemegang lima gelar pemain terbaik dunia FIFA ini ke Bayern Munich dan Barcelona. Sayangnya, kedua klub tersebut tidak begitu meminati Cristiano Ronaldo yang sudah berusia 37 tahun.

Dybala diantara Sejumlah Opsi

Sementara itu, pertanyaan mengenai kemana Paulo Dybala akan berlabuh masih terus bergulir. Setelah sempat bernegosiasi dengan Inter Milan sebelum dihentikan sementara karena kubu Nerrazurri ingin mengurangi beberapa pemain terlebih dahulu dalam skuadnya serta kembalinya Romelu Lukaku, Dybala juga diminati Tottenham, AC Milan, Arsenal hingga Manchester United. Nama terakhirlah yang cukup getol melakukan pendekatan. Tim asuhan Erik Ten Hag ini akan merekrut bintang Juventus tersebut jika CR7 hengkang dari Old Trafford.

Dybala sendiri gagal mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak dengan Juventus karena perihal gaji. Pemain yang mencetak 15 gol dan enam umpan gol dari 39 laga di musim lalu ini sejatinya lebih tertarik untuk tetap bermain di Italia, namun ia tetap terbuka untuk bermain bersama Manchester United musim depan jika negosiasi dengan Inter Milan tidak tercapai hingga musim baru dimulai.

 

Kategori
blog bola Liga Italia Piala Dunia

Angel Di Maria Akhirnya Pilih Juventus

Penyerang sayap Argentina, Angel Di Maria yang baru saja meninggalkan PSG di akhir musim ini memutuskan untuk pindah ke Juventus musim depan. La Vecchia Signora akhirnya dipilih oleh Di Maria ketimbang Barcelona yang juga sejatinya berminat meminangnya.

Keputusan tersebut muncul minggu ini setelah pergerakan intens klub besar asal Turin tersebut ketimbang Blaugarana dalam menawarkan kontrak pemain berusia 34 tahun tersebut. Di Maria setuju dengan kontrak pendek satu tahun dengan gaji sebesar 7 juta Euro. Ia akan diplot sebagai pengganti Paulo Dybala yang memilih tidak memperpanjang kontraknya bersama Juventus. Bergabung dengan Si Nyonya Tua akan membuatnya tetap tampil kompetitif dan fit demi tampil maksimal di Qatar nanti.

Sejatinya, Juventus telah mendekati mantan pemain Real Madrid dan Manchester United tersebut sebelum hijrah ke PSG saat ia memutuskan hengkang dari Paris. Kontrak awal yang disodorkan berdurasi dua tahun. Namun saat itu Di Maria memilih menunggu tawaran lain termasuk dari Barcelona dan klub pertamanya di benua biru, Benfica. Di samping itu, sang pemain sendiri juga tidak berminat membela klub Eropa lebih dari dua tahun. Hal ini disebabkan oleh rencananya untuk pulang kampung musim depan.

Sayangnya, tidak ada tawaran konkret dari Benfica sementara Barcelona yang mengalami krisis keuangan harus menjual pemain terlebih dahulu plus lebih mengutamakan merekrut penyerang tengah Bayern Munich Robert Lewandowski ketimbang Di Maria. Stok penyerang sayap di klub asal Catalan tersebut termasuk menumpuk untuk saat ini, sehingga meskipun seharusnya lebih mudah merekrutnya, Barcelona tidak memprioritaskan Di Maria.

JAGO TEBAK SKOR? MAIN DI W88

Karir Di Maria di Eropa

Karir Angel Di Maria di benua biru dimulai di tahun 2007 saat bergabung dengan Benfica. Tiga musim bersama klub raksasa Portugal ini, Di Maria ikut membawa timnya meraih juara liga 2010. Berikutnya, ia pindah ke Real Madrid dengan biaya transfer sebesar 25 juta Euro. Kiprahnya di Los Blancos pun tidak main-main. Ia berhasil menjadi pilihan utama pelatih Jose Mourinho dan Carlo Ancelotti dan membantu klubnya menjuarai La Liga 2012, dua kali Copa del Rey 2011 dan 2014 plus Liga Champions Eropa 2014. Bersama Real Madrid, ia mampu berperan ganda, sebagai penyerang sayap kiri dan gelandang tengah kiri. Meski begitu usai piala dunia 2014, ia justru dilego oleh klubnya ke Manchester United seharga 59,7 juta Euro. Sebagai salah satu rekrutan termahal bagi Setan Merah, banyak fans yang berharap ia mampu mengisi kekosongan bintang usai ditinggalkan oleh Cristiano Ronaldo. Di Maria pun mengenakan nomor punggung tujuh yang keramat di Old Trafford. Sayangnya, harapan tinggal harapan dan gaya bermain Inggris dan Manchester United yang saat itu ditangani oleh Louis Van Gaal dirasa kurang cocok baginya. Meski begitu, pemain yang bisa bermain di dua sisi sayap ini mampu membuat 12 umpan gol dan empat gol di semua ajang.

Performa pemain kelahiran Rosario ini kembali membaik saat ia memutuskan untuk bergabung bersama PSG. Di Paris, ia tidak menemui kesulitan menjadi pemain kunci dan ikut memenangkan lima gelar liga domestik dan liga trofi Piala Prancis plus membawa Le Parisien ke final Liga Champions 2020 sebelum takluk ditangan Bayern Munich 0-1. Ia pun meninggalkan PSG dengan rekor fantastis, sebagai pembuat umpan gol terbanyak dengan 112 assist. Pasang taruhan anda untuk laga-laga tim baru Di Maria, Juventus, di link alternatif W88.

Kiprah Di Maria Bersama Albiceleste

Angel Di Maria telah menjadi bagian dari skuad timnas Argentina sejak tahun 2008, atau setahun usai bahu-membahu bersama Sergio Aguero dan Sergio Romero meraih gelar juara piala dunia U20 di Kanada. Ia juga menjadi bagian dari skuad saat Albiceleste meraih medali emas di Olimpiade Beijing 2008. Di Maria mencetak dua gol krusial selama turnamen, yaitu gol penentu kemenangan di laga perempat final melawan Belanda dan gol tunggal saat mengalahkan Nigeria 1-0 di partai puncak.

Pemain yang telah memutuskan akan pensiun dari timnas usai piala dunia 2022 nanti ini telah tampil di tiga putaran final piala dunia yaitu 2010, 2014 dan 2018. Sejauh ini, ia baru mencetak dua gol saja, satu di babak 16 besar edisi 2014 saat mengalahkan Swiss 1-0 dan satu lagi di babak yang sama empat tahun kemudian ketika takluk di laga sengit melawan Prancis. Di Maria mencetak gol pembuka lewat tendangan jarak jauh sebelum Les Blues akhirnya membalikkan skor menjadi 4-3.

Di samping piala dunia, pemain yang memiliki keunggulan dribbling, mengumpan silang hingga tendangan jarak jauh ini juga membuta kontribusi penting di Copa America. Ia menjadi bagian integral saat Argentina menjadi kampiun di edisi 2021 lalu dengan gol tunggalnya ke gawang tim Samba. Ia juga mencetak gol saat Albiceleste menggilas Italia 3-0 di Finalissima 2022 yang lalu. Kemampuannya bermain di berbagai posisi plus pengalaman panjangnya di berbagai turnamen mayor membuat Di Maria bakal tetap dipanggil oleh Lionel Scaloni untuk putaran final Qatar 2022 meski bukan menjadi pemain utama. Gol-golnya yang cenderung lahir di laga-laga penting bakal ditunggu untuk terakhir karirnya sebelum gantung sepatu yang mungkin akan terjadi dalam dua atau tiga tahun mendatang.

Kategori
bola Liga Italia

Prediksi Liga Serie A Italia – Juventus vs Inter Milan

Liga Italia akhir pekan ini akan menggelar laga krusial di zona liga Champions dalam tajuk derby D’Italia, Juventus vs Inter Milan. Kedua tim berada di urutan empat dan tiga dengan selisih satu poin saja. Meski Nerrazurri memiliki satu laga esktra, performa menurun anak asuhan Simone Inzaghi ini yang bisa menjadi boomerang. Jika menelan kekalahan di laga ini, Juventus bakal mengambil alih peringkat ketiga untuk mengejar peluang bersaing dengan Napoli dan AC Milan di puncak klasemen.

Juventus vs Inter Milan

Senin, 4 April 2022, pukul 01.45 WIB

Stadion Allianz Juventus, Turin

SERI 3.40 │JUVENTUS 2.80 │INTER MILAN 2.50

PASANG TARUHAN PERTANDINGAN INI DI W88

Ringkasan Laga Juventus vs Inter Milan

Juventus mungkin sudah tersingkir di Liga Champions secara mengejutkan di babak 16 besar. Namun tren performa si Nyonya Tua menunjukkan hasil yang positif dengan tak terkalahkan dalam 16 laga terakhir sejak dipermalukan Atalanta tahun lalu. Tak heran jika anak asuhan Max Allegri kini kian percaya diri memperpendek jarak dengan pemuncak klasemen sekaligus mencuri peluang mendongkrak posisi mereka di tangga klasifika. Partai terakhir mereka sebelum jeda internasional adalah saat menjamu tim papan bawah Salernitana dan dengan mudah menang 2-0 saja lewat gol dari Paulo Dybala dan Dusan Vlahovic.

Sementara itu, Inter Milan memang juga tidak terkalahkan di enam laga terakhir di semua ajang, namun empat diantaranya berakhir imbang. Hasil inilah yang membuat mereka kehilangan banyak poin hingga kian tergelincir dari persaingan gelar juara. Laga terakhir La Beniamata sebelum jeda internasional jika berakhir imbang 1-1 saat menjamu Fiorentina. Nico Barella dan kolega tertinggal lebih dahulu lewat tendangan dari jarak dekat yang dilakukan oleh gelandang Lucas Torreira. Inter langsung menyamakan kedudukan lima menit kemudian lewat tandukan bek asal Belanda, Denzel Dumfries.

Kabar Terkini

Berdasarkan informasi terkini dari link alternatif W88, Max Allegri bakal kehilangan sejumlah punggawanya karena masih didera cedera seperti Federico Chiesa, Weston McKennie, Kaio Jorge, Marley Ake, serta rekrutan terbaru Denis Zakaria. Satu pemain lainnya, Luca Pellegrini harus menjalani akumulasi kartu. Untuk itu, formasi 4-4-2 masih akan tetap menjadi pilihan dengan duet Paulo Dybala dan Dusan Vlahovic di barisan depan didukung oleh Juan Cuadrado dan Federico Bernardeschi yang bisa bermain melebar.

Sementara, Simone Inzaghi bakal mengandalkan formasi favoritnya 3-5-2 tanpa ada gangguan pemain yang cedera. Hakan Calhanoglu akan mendukung dari lini kedua bersama Nico Barella untuk memulai serangan. Duo penyerang asal Argentina kemungkinan, Lautaro Martinez dan Joaquin Correa akan didapuk menjadi duet di lini depan untuk laga krusial ini.

Perkiraan Susunan Pemain Juventus vs Inter Milan

Berikut adalah daftar nama pemain dari kedua tim yang bakal turun di laga ini:

  1. Juventus
  • Wojciech Szczesny
  • Leonardo Bonucci
  • Matthijs de Ligt
  • Alex Sandro
  • Danilo
  • Manuel Locatelli
  • Adrien Rabiot
  • Juan Cuadrado
  • Federico Bernardeschi
  • Paulo Dybala
  • Dusan Vlahovic

 

  1. Inter Milan
  • Samir Handanovic
  • Stefan De Vrij
  • Martin Skriniar
  • Andrea Ranocchia
  • Denzel Dumfries
  • Federico di Marco
  • Marcelo Brozovic
  • Nico Barella
  • Hakan Calhanoglu
  • Lautaro Martinez
  • Joaquin Correa

Prediksi Skor Juventus vs Inter Milan

Duel derby d’Italia kali ini sejatinya akan cukup berimbang. Badai cedera yang dialami tim tuan rumah bakal berpengaruh terhadap performa mereka di lapangan. Namun inkonsistensi tim tamu bisa menjadi keuntungan bagi Paulo Dybala cs untuk meraup poin penuh di laga ini. Hal ini akan menjadi ujian berat bagi Simone Inzaghi yang seringkali mengalami penurunan perform bagi timnya di laga-laga terakhir menjelang kompetisi menuju garis finish. Laga ini kemungkinan akan berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 khas Juventus dengan gol lewat bola-bola mati atau dari aksi Dusan Vlahovic.

Kategori
blog bola Liga Italia

Prediksi Liga Serie A Italia – Inter vs AC Milan

Liga Italia akan kembali digelar usai jeda internasional dengan laga antara dua tim satu kota yang terlibat perebutan gelar juara, Inter vs AC Milan. Nerrazurri masih memimpin di puncak klasemen dengan 53 poin, atau unggul empat poin dari tim sekota AC Milan. Anak asuhan Simone Inzaghi berambisi untuk menjaga jarak dari para saingannya di puncak, sedangkan Rossonerri berusaha mengganjal juara bertahan Serie A tersebut.

Inter vs AC Milan

Minggu, 6 Februari 2022, pukul 00.00 WIB

Stadion Guiseppe Meazza

SERI 3.90 │INTER 1.85 │AC MILAN 4.05

PASANG TARUHAN PERTANDINGAN INI DI W88

Ringkasan Laga Inter vs AC Milan

Inter Milan mengawali kompetisi dengan performa yang biasa saja ketimbang dibawah asuhan Antonio Conte musim lalu. Namun perlahan tapi pasti tim Simone Inzaghi mulai meningkatkan kualitas performanya dengan sederet hasil positif hingga akhirnya mampu menggeser Napoli dan AC Milan dari puncak klasemen sejak Desember tahun lalu. Kini mereka menyalip kedua tim tersebut menuju puncak klasemen. Di laga sebelumnya, Inter membungkam Venezia 2-1. Sempat tertinggal lewat gol Thomas Henry, mereka segera merespons untuk menyamakan kedudukan lewat tendangan keras di dalam kotak penalti Nico Barella. Gol kemenangan baru tercipta dari sundulan Edin Dzeko.

Sedangkan, tim sekota AC Milan masih berusaha menciptakan konsistensi di Serie A. Dalam enamlaga terakhir, Zlatan Ibrahimovic dan kolega hanya mampu meraih tiga kemenangan, sisanya berakhir dengan dua kali kekalahan dan satu hasil imbang. Di laga sebelumnya, anak asuhan Stefano Pioli hanya mampu meraih satu poin saat menjamu Juventus. Pertandingan berlangsung ketat dan lini depan mereka tumpul saat menghadapi rapatnya barisan pertahanan si Nyonya Tua.

Kabar Terkini

Berdasarkan informasi terkini dari link alternatif W88, Inter masih akan menurunkan komposisi terbaiknya kecuali bek kiri asal Jerman yang baru bergabung bulan ini, Robin Gosens dan duet Lautaro Martinez di lini depan, Joaquin Correa. Keduanya harus absen karena cedera. Sebagai gantinya, Simone Inzaghi akan memasang Ivan Perisic dan Edin Dzeko sebagai ujung tombak. Striker timnas Argentina, Lautaro Martinez dan penyerang Cile Alexis Sanchez kemungkinan akan diistirahatkan mengingat baru saja kembali dari negaranya usai berlaga di babak kualifikasi piala dunia. Untuk itu, striker yang baru bergabung dari Genoa, Felipe Caicedo siap tampil sejak menit pertama dalam formasi 3-5-2.

Dari kubu Milan, ada tiga punggawa Rossonerri yang bakal menepi di laga ini karena cedera, yaitu Zlatan Ibrahimovic, Simon Kjaer dan Fikayo Tomori. Selain itu, Fode Ballo-Toure masih berlaga di Piala Afrika saat ini. Untuk itu, Stefano Pioli bakal memilih formasi andalan 4-2-3-1. Olivier Giroud akan menjadi pilihan sebagai targetman. Posisi bek tengah akan diisi oleh Matteo Gabbia serta kapten Alessio Romagnoli.

Perkiraan Susunan Pemain Inter vs AC Milan

Berikut adalah daftar nama pemain dari kedua tim yang bakal turun di laga ini:

  1. Inter Milan
  • Samir Handanovic
  • Martin Skriniar
  • Alessandro Bastoni
  • Stefan de Vrij
  • Marcelo Brozovic
  • Nico Barella
  • Ivan Perisic
  • Denzel Dumfries
  • Calhanoglu
  • Edin Dzeko
  • Felipe Caicedo

 

  1. AC Milan
  • Maignan
  • Alessandro Florenzi
  • Theo Hernandez
  • Romagnoli
  • Gabbia
  • Bakayoko
  • Tonali
  • Brahim Diaz
  • Messias
  • Rafael Leao
  • Giroud

Prediksi Skor Inter vs AC Milan

Laga ini dipastikan akan berlangsung sengit mengingat kedua tim ingin meraih poin penuh demi menjaga peluang di perebutan gelar musim ini. Tim tuan rumah sejatinya memiliki keuntungan dengan kehadiran sejumlah pemain baru namun tim tamu siap menghadang dengan stok lini depan dan tengah yang beragam meski tak merekrut pemain baru di bursa transfer musim dingin ini. Skor akhir tampaknya akan berakhir dengan kemenangan tipis Inter 2-1 atau setidaknya Milan bisa menahan imbang rival sekota mereka 1-1.

Kategori
blog bola Liga Italia

Sampdoria dan Genoa Ganti Pelatih di Tengah Musim

Sampdoria dan Genoa harus ganti pelatih di tengah musim karena hanya berkutat di papan bawah klasemen sementara.

Saat ini Il Samp, julukan Sampdoria, sudah ancang-ancang memilih bekas pelatih mereka, Marco Giampaolo sebagai pengganti Roberto D’Aversa, sementara Genoa masih bingung mencari pengganti Andrey Shevchenko yang baru saja dipecat tidak sampai tiga bulan menangani Salvatore Sirigu dan kolega. 

Sampdoria dan Genoa mengalami masa suram di fase pertama musim kompetisi 2021/22. Mereka tak pernah bisa beranjak dari zona degradasi di tabel klasifika. Il Samp kini berada di urutan ke 16 dengan hanya mengumpulkan 20 poin dari 22 laga, sedangkan Genoa malah lebih parah. Mereka hanya bisa memetik 12 poin dari jumlah laga yang sama dan terjebak di posisi ke 19 di klasemen sementara. Performa mereka menurun ketimbang pencapaian di musim lalu dimana Fabio Quagliarela dan kolega finish di urutan ke sembilan sedangkan Genoa hanya selisih dua tangga dibawahnya. Lalu siapa saja sosok yang dipilih atau masuk daftar target mereka? 

JAGO TEBAK SKOR? MAIN DI W88

 

Sampdoria Pilih Giampaolo Lagi 

Sampdoria telah resmi memilih eks pelatihnya yang pernah membawa tim asal Genoa ini berada di peringkat ke sembilan tangga klasifika di musim 2018/19 setelah selama dua musim berturut-turut finis di urutan ke 10. Sebelum menangani runners-up Liga Champions 1992 ini, Giampaolo juga berhasil mengangkat Empoli finis di urutan ke sepuluh. 

Prestasi itulah yang membuat Giampaolo dilirik oleh AC Milan. Rossonerro mengontraknya dan berharap mampu mengembalikan pamor klub tersebut. Sayangnya, hal tidak berjalan mulus mengingat Giampaolo hanya bertahan tak lebih dari dua bulan menyusul rangkaian hasil buruk yang diraihnya. Klub terakhir yang ditangani nya adalah Al-Sadd sedangkan di Serie A, tim terakhir yang dipimpin adalah Torino di musim 2020/21. Pasang taruhan untuk laga-laga di Liga Italia di link alternatif W88.

Genoa diantara Gatusso, Nivola dan Maran 

Sementara itu rival sekota Genoa masih bimbang diantara beberapa pilihan yaitu sosok baru macam Gennaro Gatusso atau memilih dua eks boss nya Davide Nicola atau Rolando Maran. 

Eks arsitek AC Milan dan Napoli, Gatusso, bisa dibilang sosok yang pas untuk menyelamatkan Genoa dari zona degradasi. Berpengalaman menangani tim yang bersaing di papan atas plus memberi gelar juara Coppa Italia di tahun 2020 bersama Il Partenopei usai membungkam Juventus saat diperkuat mega bintang Cristiano Ronaldo menjadi buktinya. Sebenarnya Gatusso dikontrak Fiorentina musim ini namun kerjasama mereka tak berlanjut hanya dua minggu setelah kesepakatan karena perbedaan visi tentang kebijakan transfer pemain. 

Calon lainnya Davide Nicola dikenal dengan reputasi menyelamatkan tim dari ancaman degradasi. Pelatih berusia 58 tahun ini sudah tiga kali membantu klub yang ditanganinya terhindar turun ke Serie B yaitu Crotone di musim 2017/18, Genoa sendiri di musim 2019/20 plus Torino musim lalu. Sayangnya kebersamaan Nicola dengan tim-tim diatas tidak pernah berlanjut hingga musim berikutnya. 

Calon lainnya adalah Rolando Maran, eks pelatih Genoa yang dipecat pada bulan Desember 2020. Sejatinya Maran masih terikat kontrak dengan klub hingga musim panas 2022 sejak pemecatan terhadapnya. Eks pemain Chievo ini pernah membawa Catania finis di urutan ke delapan pada tahun 2012/13. Bersama Chievo, ia juga berhasil mengangkat klub yang dibelanya saat menjadi pemain berada di urutan ke sembilan di klasemen akhir musim 2015/16 sebagai prestasi terbaiknya. Sebelum dikontrak Genoa di musim panas 2020, Maran sempat membawa Cagliari tampil apik di paruh awal musim 2019/20 hingga berada di zona Liga Champions namun diberhentikan di bulan Maret 2020 karena menderita 12 kekalahan beruntun. 

Kategori
blog bola Liga Italia

Prediksi Liga Serie A Italia – AC Milan vs Roma

Liga Italia akan kembali digelar pekan ini usai libur Natal dan Tahun Baru dengan dua laga seru tengah minggu, salah satunya AC Milan  vs Roma. Rossonerri harus kembali meraih kemenangan agar tidak kian tertinggal dari Inter Milan dan peluang dalam perburuan gelar juara liga. AS Roma juga membutuhkan kemenangan untuk kian mendekati zona liga Champions.

AC Milan vs Roma

Jumat, 7 Januari, pukul 00.30 WIB

Stadion San Siro

HDP 3.75 │AC MILAN 1.97 │AS ROMA 3.75

PASANG TARUHAN PERTANDINGAN INI DI W88

 

Ringkasan Laga AC Milan vs Roma

Performa AC Milan awalnya meyakinkan tanpa cela namun mulai terganggu inkonsistensi menjelang akhir tahun, salah satunya yaitu kekalahan 0-1 di kandang sendiri dari Napoli menjelang libur Natal. Tim asuhan Stefano Pioli seperti mengulangi kegagalan mereka musim lalu yang nyaris sama. Musim ini kecenderungan itu perlu dihentikan jika ingin meraih gelar juara liga dan menghentikan ambisi klub sekota yang ingin juara berturut-turut dalam dua musim.

Sedangkan AS Roma memiliki performa yang masih naik turun meski sudah ditangani oleh Jose Mourinho. Kesuksesan Mou tampaknya mulai memudar meski klub asal ibukota ini sudah membeli banyak pemain di bursa transfer musim panas yang lalu. Performa Giallorossi yang belum stabil sejak awal musim ini harus segera diselesaikan oleh pelatih yang pernah berjaya di Porto, Chelsea, Inter Milan dan Real Madrid ini, jika tidak ingin dianggap habis oleh para pundit dan saingannya.

Kabar Terkini

Berdasarkan informasi terkini dari link alternatif W88, AC Milan bakal kehilangan tiga pemainnya sudah terbang ke Kamerun untuk persiapan Piala Afrika 2022. Mereka adalah Frank Kessie, Ismael Bennacer dan Ballo Toure. Di samping itu, sejumlah pemain masih belum akan bisa merumput karena alasan cedera yaitu Simon Kjaer, kiper cadangan Ciprian Tatatsuranu dan A Plizzari serta pemain pinjaman dari AS Monaco Pietro Pellegri. Pioli nampaknya perlu mempertimbangkan memasang formasi baru yang pernah digunakan usai lockdown di musim 2019/2020, yaitu 4-4-2. Absennya Kessie yang menjadi motor serangan Rossonerri perlu diantisipasi. Performa Brahim Diaz yang masih angin-anginan juga menjadi salah satu pertimbangan. Ibrahimovic dan Rebic atau Rafael Leao bisa dipasangkan di lini depan.

Sementara itu, kubu Mourinho juga menghadapi hal yang sama dimana beberapa pemainnya juga telah bertolak ke Piala Afrika, yaitu Afena-Gyan, E Darboe dan A Diawara. Sedangkan tiga nama yang didera cedera adalah Borja Mayoral, kiper kedua Dani Fuzato dan yang paling tidak diharapkan, striker andalan mereka Tammy Abraham. Hal ini membuat pusing Mou mengingat Tammy dan Nico Zaniolo telah mulai padu dalam formasi 3-5-2. Untuk laga ini, kemungkinan besar Henrikh Mikhitariyan atau Stefan El-Shaarawy akan didorong menjadi striker berpartner bersama Zaniolo.

Perkiraan Susunan Pemain AC Milan vs Roma

Berikut adalah daftar nama pemain dari kedua tim yang bakal turun di laga ini:

  1. AC Milan
  • Maignan
  • Alessandro Florenzi
  • Theo Hernandez
  • Romagnoli
  • Tomori
  • Bakayoko
  • Tonali
  • Leao
  • Messias
  • Ante Rebic
  • Ibrahimovic
  1. Roma
  • Rui Patricio
  • Chris Smalling
  • Gianluca Mancini
  • Ibanez
  • Bryan Cristante
  • Jordan Veretout
  • Rick Karsdrop
  • Mathias Vina
  • Lorenzo Pellegrini
  • Zaniolo
  • Mikhitariyan

Prediksi Skor AC Milan vs Roma

Ini adalah salah satu laga yang cukup berbahaya bagi AC Milan. Mereka bisa tersandung kembali di kandang sendiri jika tidak berhati-hati. Zlatan Ibrahimovic dan kolega perlu membangun serangan dengan efektif jika tidak ingin dipukul balik oleh anak asuhan Mourinho seperti saat membungkam Atalanta 4-1 di kandang lawan. Satu-satunya kelemahan dalam serangan AS Roma adalah tidak punya seorang penyerang dengan tingkat penyelesaian akhir yang bagus selain Tammy Abraham. Satu skema lain yang bisa dimanfaatkan tim tamu adalah bola-bola mati. Hasil akhir tampaknya bakal seri mengingat tim tuan rumah kehilangan motor serangannya di lini tengah, baik itu 1-1 atau 2-2.