Kategori
blog bola Liga Inggris

Prediksi Liga Inggris – Newcastle United vs Manchester City

Liga Inggris pekan ketiga akan mulai menggelar laga-laga berat yang melibatkan favorit juara, salah satunya Newcastle United vs Manchester City. Dua tim kaya ini bakal berhadapan namun dengan kondisi yang tidak sama. The Magpies masih dalam fase membangun tim untuk dapat bersaing di papan atas, sementara The Cityzens berstatus sebagai juara bertahan.

Newcastle United vs Manchester City

Minggu, 21 Agustus 2022, pukul 22.30 WIB

Stadion St.James’ Park, Newcastle

SERI 5.00 │NEWCASTLE 8.50 │MANCHESTER CITY 1.38

PASANG TARUHAN PERTANDINGAN INI DI W88

Ringkasan Laga Newcastle United vs Manchester City

The Toon Army mengawali kompetisi musim ini dengan cukup memuaskan dengan catatan sekali menang dan sekali seri. Pekan lalu, tim besutan Eddie Howe tertahan saat bertandang ke kandang Brighton. Alain Saint Maximin dan kolega sejatinya lebih sering tertekan sepanjang pertandingan. Namun kiper Nick Pope tampil apik menghalau sejumlah peluang emas dari tim tuan rumah. Sayangnya, para penyerang Newcastle United gagal  tampil optimal sehingga tak mampu membobol gawang lawan.

Sementara itu, anak asuhan Pep Guardiola masih belum menemui kesulitan di laga kedua akhir pekan lalu. Bermain di kandang sendiri, mereka mampu menghibur para pendukungnya dengan menggilas Bournemouth empat gol tanpa balas. Erling Haaland yang mencetak dua gol di laga perdana, kali ini hanya berkontribusi lewat umpan gol untuk gol pembuka yang dicetak oleh gelandang timnas Jerman, Ilkay Gundogan. Manchester City menambah keunggulan lewat Kevin de Bruyne. Playmaker Belgia ini berganti membuat umpan gol bagi Phil Foden. Gol penutup kemenangan The Cityzens merupakan hasil gol bunuh diri Jefferson Lerma, gelandang bertahan yang dipasang sebagai bek tengah oleh pelatih tim tamu, Scott Parker.

Kabar Terkini

Berdasarkan informasi terkini dari W88 Indonesia, Newcastle masih belum bisa menurunkan enam punggawanya yang sedang dilanda cedera yaitu Jonjo Shelvey, bek sayap Emile Kraft, Matt Target, Jamal Lewis, penyerang sayap Ryan Fraser, dan bek tengah Federico Fernandez. Pelatih Eddie Howe tetap akan memasang formasi 4-3-3. Di bawah mistar gawang, Nick Pope masih akan menjadi andalan. Di barisan belakang duet Fabian Schar dan Dan Burns atau Sven Botman belum akan tergoyahkan. Posisi bek sayap kiri yang sebelumnya diisi Matt Targett kemungkinan besar akan diisi oleh Jacob Murphy. Sementara di lini tengah, trio Bruno Guimares, Joelinton dan Joe Willock masih akan menjadi pilihan utama. Sedangkan di lini depan, Callum Wilson, Allan Saint Maximin dan Miguel Almiron masih akan diandalkan untuk membobol gawang lawan.

Di kubu The Cityzens, Pep Guardiola tetap akan tampil menyerang dengan formasi 4-2-3-1 yang lebih pas untuk memaksimalkan peran Erling Haaland sebagai penyerang tengah. Namun, bukan tidak mungkin formasi dapat berubah di tengah laga menjadi skema favorit Manchester City, 4-3-3. Lini tengah masih akan diisi oleh trio Ilkay Gundogan, Kevin de Bruyne dan Rodri. Sedangkan Phil Foden dan Bernardo Silva atau Jack Grealish akan menopang Haaland. Absennya tiga pemain yang cedera yaitu Aymeric Laporte, Cole Palmer dan Kalvin Phillips tidak akan mengganggu susunan pemain mula tim tamu.

Perkiraan Susunan Pemain Newcastle United vs Manchester City

Berikut adalah daftar nama pemain dari kedua tim yang bakal turun di laga ini:

  1. Newcastle
  • Nick Pope
  • Dan Burns
  • Fabian Schar
  • Jacob Murphy
  • Kieran Trippier
  • Bruno Fernandes
  • Joelinton
  • Joe Willock
  • Alain Saint Maximin
  • Callum Wilson
  • Miguel Almiron

 

  1. Manchester City
  • Ederson
  • Ruben Dias
  • John Stones
  • Joao Cancelo
  • Kyle Walker
  • Rodri
  • Ilkay Gundogan
  • Kevin de Bruyne
  • Phil Foden
  • Bernardo Silva
  • Erling Haaland

Prediksi Skor Newcastle United vs Manchester City

Meski bertanding di kandang sendiri, the Toon Army masih akan kesulitan menghadang laju Kevin de Bruyne dan kolega untuk meraup tiga poin berikutnya, terutama jika Eddie Howe masih bersikeras menggunakan taktik yang sama dan meladeni permainan terbuka. Eks arsitek tim Bournemouth ini perlu mempersiapkan taktik khusus untuk meredam serangan The Cityzens. Salah satu opsi yang bisa dilakukan adalah bermain ketat dengan menumpuk pemain bertahan dan lini tengah dalam formasi 4-4-2 mirip seperti yang dilakukan oleh Atletico Madrid. Sayangnya materi skuadnya yang terbatas membuat Howe bakal harus memasang pemain cadangan atau menarik Almiron ke dalam dengan beroperasi di sayap kanan. Hasil akhir tampaknya bakal masih berpihak pada tim asuhan Pep Guardiola dengan skor 2-0 atau 1-0.

Kategori
blog bola Liga Inggris

Prediksi Liga Premier Inggris – Chelsea vs Tottenham

Liga Premier Inggris musim 2022/23 pekan kedua telah menghadirkan laga big match antara dua tim ibukota, Chelsea vs Tottenham. Kedua tim sama-sama meraih kemenangan di partai pembuka meski dengan cara yang berbeda. Partai ini juga akan menjadi ajang reuni The Blues dengan arsitek tim Spurs, Antonio Conte, yang juga pernah menangani Chelsea selama dua tahun 2017-2019. Tak heran jika big match pertama ini bakal menarik ditunggu.

Chelsea vs Tottenham

Minggu, 14 Agustus 2022, pukul 22.30 WIB 

Stadion Stamford Bridges, London

SERI 3.50 │CHELSEA 2.28 │TOTTENHAM 3.15

PASANG TARUHAN PERTANDINGAN INI DI W88

Ringkasan Laga Chelsea vs Tottenham  

Tim asuhan Thomas Tuchel harus bersusah payah meraup tiga poin saat bertandang ke markas Everton akhir pekan lalu. Sejumlah peluang berhasil digagalkan barisan pertahanan The Toffees plus penampilan cemerlang kiper timnas Inggris, Jordan Pickford. Gol yang ditunggu-tunggu hadir di menit ke 35 lewat tendangan 12 pas yang diselesaikan dengan baik oleh gelandang timnas Italia, Jorginho. Gol tersebut menjadi gol satu-satunya yang dicetak di laga tersebut meski kedua tim sempat sama-sama memiliki peluang untuk membobol gawang lawan. 

Sementara itu, Tottenham tampil impresif di laga perdana di kandang sendiri usai menggilas Southampton 4-1. Tim besutan Conte sempat tertinggal lebih dahulu saat tendangan voli James Ward-Prowse menghujam gawang Hugo Lloris. Namun skor 0-1 tidak bertahan lama. Bek sayap Ryan Sessegnon sukses menjebol gawang The Saints lewat golnya. Tak lama berselang, Eric Dier membawa Spurs unggul lewat tandukannya memanfaatkan umpan silang Son Heung Min. Di babak kedua, Harry Kane dkk memperbesar keunggulan lewat gol bunuh diri Mohammed Salisu. Dua menit kemudian, Dejan Kulusevski menambah gol bagi tim London Utara tersebut. Skor 4-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. 

Kabar Terkini

Berdasarkan informasi terkini dari link alternatif W88, The Blues tidak diganggu oleh kabar cedera pemain. Hal ini cukup melegakan bagi Thomas Tuchel, setidaknya untuk sementara. Yang lebih mengkhawatirkan adalah bakal hijrahnya beberapa pemain yang dikaitkan dengan klub lain untuk hengkang dari Stamford Bridge. Setelah Timo Werner memutuskan kembali ke klub asalnya, RB Leipzig, Chelsea terancam kehilangan Callum Hudson-Odoi dan Marcos Alonso. Keduanya dikabarkan tengah didekati oleh Borussia Dortmund dan Barcelona. Penyerang sayap Hakim Ziyech juga diisukan akan dilego ke klub Serie A Italia bulan ini. 

Untuk laga ini, kemungkinan besar Tuchel akan menggunakan formasi yang sama 3-4-2-1 dengan Kai Havertz diapit oleh Mason Mount dan Raheem Sterling atau gelandang serang andalan Amerika Serikat, Christian Pulisic di lini depan sementara di sektor bek kiri, pemain anyar hasil binaan akademi La Masia, Marc Cucurella siap diturunkan setelah tampil cukup apik di Goodison Park pekan lalu sebagai pemain pengganti. 

Sedangkan kubu Conte masih belum bisa menurunkan rekrutan baru asal Brasil, Richarlison yang masih menjalani hukuman akumulasi kartu dari musim lalu dan Oliver Skipp yang menderita cedera. Meski begitu, hal itu tidak begitu merisaukan pelatih asal Italia tersebut karena tim utamanya masih cukup prima untuk diturunkan di laga ini. Dengan formasi andalannya 3-4-3, Conte masih mengandalkan Harry Kane, Dejan Kulusevski dan Son Heung Min di barisan depan. Mereka bakal ditopang oleh dua bek sayap yang agresif, Emerson Royal dan Ryan Sessegnon yang ikut berkontribusi penting di laga sebelumnya. 

Perkiraan Susunan Pemain Chelsea vs Tottenham

Berikut adalah daftar nama pemain dari kedua tim yang bakal turun di laga ini:

 

  1. Chelsea
  • Edouard Mendy
  • Thiago Silva
  • Kalidou Koulibaly
  • Cesar Azpilicueta
  • Reece James
  • Marc Cucurella
  • Jorginho
  • NGolo Kante
  • Raheem Sterling
  • Mason Mount
  • Kai Havertz

 

  1. Tottenham
  • Hugo Lloris
  • Eric Dier
  • Ben Davies
  • Christian Romero
  • Pierre Hojberg
  • Rodrigo Bentacur 
  • Emerson Royal
  • Ryan Sessegnon
  • Dejan Kulusevski
  • Son Heung-Min
  • Harry Kane

Prediksi Skor Chelsea vs Tottenham

Partai ini memang belum menentukan peluang kedua tim untuk bersaing di tangga juara. Namun laga ini tetap penting untuk menjaga kepercayaan diri masing-masing tim di musim kompetisi yang masih panjang ini. Melihat kemiripan formasi yang akan diusung kedua kubu, pertandingan diprediksi akan berjalan seimbang. Hasil seri tampaknya akan menjadi hasil yang paling memungkinkan dan adil bagi The Blues dan Spurs dengan hasil akhir kemungkinan besar adalah 1-1 mengingat ketatnya barisan pertahanan kedua tim. 

Kategori
blog bola Liga Inggris

Prediksi Liga Premier Inggris – Everton vs Chelsea

Liga Premier Inggris musim 2022/23 siap dimulai akhir pekan ini dengan mempertemukan dua tim yang berkaitan dengan Frank Lampard, Everton vs Chelsea. The Toffees di bawah asuhan Super Frank harus hati-hati menghadapi The Blues yang tidak ingin kehilangan poin untuk bersaing di tangga juara bersama Liverpool dan Manchester City, dua tim unggulan utama musim ini. Mereka telah memboyong sejumlah pemain baru demi ambisi menghentikan dominasi The Cityzens.

Everton vs Chelsea

Sabtu, 6 Agustus 2022, pukul 23.30 WIB

Stadion Goodison Park, Liverpool

SERI 3.90 │EVERTON 5.60 │CHELSEA 1.65

PASANG TARUHAN PERTANDINGAN INI DI W88

Ringkasan Laga Everton vs Chelsea

Kubu Everton baru saja menjual penyerang mereka Richarlison ke Tottenham seharga 58 juta Euro dan melepas Cenk Tosun dan Jonjo Kenny dengan status bebas transfer plus meminjamkan Jarrad Branthwaite serta Joao Virginia ke dua klub di Liga Belanda, PSV Eindhoven dan SC Cambuur. Sebagai gantinya, The Toffees malah merekrut dua punggawa Burnley James Tarkowski dan Dwight McNeil dengan gratis plus meminjam bek Ruben Vinagre dari Sporting Lisbon. Namun ketiganya tidak ada yang berposisi sebagai penyerang yang membuat Frank Lampard bakal memaksimalkan skuad yang ada setidaknya untuk laga ini sampai mendapatkan pengganti penyerang asal Brasil tersebut.

Chelsea cukup aktif di bursa transfer musim panas ini. Mereka telah menghabiskan 103,29 juta Euro usai menyelesaikan pergantian kepemilikan dari Roman Abramovich ke Todd Boehly. Tim asuhan Thomas Tuchel ini telah merekrut dua pemain bintang, Raheem Sterling seharga 56,20 juta Euro dari Manchester City plus bek Senegal Kalidou Koulibaly dari Napoli yang dibeli seharga 38 juta Euro. Nama lain yang ditambahkan dalam skuad musim ini adalah kiper tim U20 Amerika Serikat, Gabriel Sonina dari Chicago Fire plus menarik kembali sejumlah nama yang dipinjamkan musim lalu seperti Emerson, Ethan Ampadu, Michy Batsuayi, Conor Gallagher dan striker yang cukup mengkilap performanya bersama Southampton, Armando Broja. Perekrutan nama-nama tersebut menggantikan sejumlah pemain yang dilego dan dilepas dengan status pinjaman seperti Romelu Lukaku atau bebas transfer seperti Antonio Rudiger dan Andreas Christensen ke La Liga.

Kabar Terkini

Berdasarkan informasi terkini dari link alternatif W88, Lampard kemungkinan akan menggunakan formasi 3-4-2-1 saat menjamu mantan klubnya ini. Tarkowski akan berduet bersama Michael Keane dan Mason Holgate. Di lini tengah, Allan dan Abdoulaye Doucoure akan berada di depan kotak penalti sedangkan Seamus Coleman dan Vitaly Mykolenko bakal beroperasi sebagai bek sayap. Di barisan penyerang, Anthony Gordon dan Demarai Gray menjadi penopang bagi penyerang tunggal Dominic Calvert-Lewin. Satu-satunya pemain yang bakal absen adalah Yerry Mina yang masih berkutat dengan cedera.

Sementara, Thomas Tuchel kemungkinan juga akan menggunakan formasi yang mirip namun tanpa penyerang murni. Eks pelatih Borussia Dortmund dan PSG ini lebih sering memakai skema striker palsu dengan mengandalkan Kai Havertz di dukung oleh Raheem Sterling dan Mason Mount. Di barisan belakang, rekrutan baru Koulibaly akan ditemani oleh Thiago Silva dan Trevor Chalobah. Satu-satunya punggawa mereka harus menepi adalah N’Golo Kante yang masih menderita cedera.

Perkiraan Susunan Pemain Everton vs Chelsea

Berikut adalah daftar nama pemain dari kedua tim yang bakal turun di laga ini:

  1. Everton
  • Jordan Pickford
  • Mason Holgate
  • Michael Keane
  • James Tarkowski
  • Seamus Coleman
  • Vitaly Mykolenko
  • Allan
  • Abdoulaye Doucoure
  • Demarai Gray
  • Anthony Gordon
  • Dominic Calvert-Lewin

 

  1. Chelsea
  • Edouard Mendy
  • Thiago Silva
  • Kalidou Koulibaly
  • Trevor Chalobah
  • Reece James
  • Ben Chillwell
  • Jorginho
  • Conor Gallagher
  • Raheem Sterling
  • Mason Mount
  • Kai Havertz

Prediksi Skor Everton vs Chelsea

Laga ini diprediksi bakal berlangsung cukup sengit mengingat Lampard tahu seluk beluk bekas timnya dan anak buahnya. Meski begitu lini depan mereka bakal kesulitan menembus pertahanan tim asal London ini mengingat Calvert Lewin bukanlah menyerang yang fleksibel. Demarai Gray dan Anthony Gordon lah yang bakal lebih rajin membongkar pertahanan lawan. Di sisi lain, anak asuhan Tuchel tetap lebih berbahaya dengan false nine-nya. Skor akhir laga ini kemungkinan akan berakhir imbang 1-1 dimana tangguhnya pertahanan akan menjadi kunci di partai ini.

Kategori
blog bola Liga Spanyol Piala Dunia

Dani Alves Pilih Meksiko Untuk Petualangan Baru

Pemain veteran Dani Alves tampaknya masih belum ingin pensiun dan memilih Liga MX Meksiko sebagai tempat melanjutkan karirnya.

Bek sayap kanan Dani Alves adalah salah satu bintang gaek yang masih belum pensiun di usia mendekati 40 tahun. Di saat pemain bintang lainnya yang berusia sebaya atau dibawahnya seperti Steven Gerrard, Wayne Rooney ataupun eks rekan setimnya Rafael Marquez sudah gantung sepatu dan memulai awal baru karir mereka sebagai pelatih, Alves masing ingin tampil di piala dunia 2022 mendatang, yang bisa menjadi edisi ketiganya setelah Afrika Selatan 2010 dan Brasil 2014.

Pemain yang telah memperkuat tim Samba sejak 2006 ini nampaknya mengikuti jejak Zlatan Ibrahimovic dan Cristiano Ronaldo yang masih bersemangat menajamkan rekor di lapangan hijau. Sejauh ini, Alves adalah pemegang rekor gelar terbanyak secara keseluruhan di klub dan timnas dengan 47 gelar.

Musim lalu, ia sempat kembali ke Barcelona dan berharap kontraknya diperpanjang hingga usai piala dunia Qatar 2022. Sayangnya, Blaugrana tidak tertarik melakukannya. Bek berusia 39 tahun ini pun dilepas dengan status bebas transfer dan memilih bergabung dengan klub Liga MX, Pumas UNAM. Klub peraih tujuh gelar liga domestik dan tiga gelar Liga Champions CONCACAF ini sedang dalam tren negatifnya. Mereka terakhir kali memenangkan gelar juara liga di tahun 2011, bahkan lebih lampau lagi jika merujuk pada gelar kontinental tertinggi CONCACAF, yaitu pada tahun 1989. Kehadiran pemain kelahiran Juazeiro ini diharapkan bisa menularkan semangat dan pengalamannya untuk menantang para rivalnya untuk tampil lebih baik di musim depan.

JAGO TEBAK SKOR? MAIN DI W88

Performa Alves di Musim 2021/22

Di musim kompetisi 2021/22, performa bek yang mengawali karir profesionalnya bersama klub Bahia ini sejatinya tidak terlalu buruk. Direkrut pada bursa musim dingin usai kontraknya habis bersama Sao Paulo, pemain yang telah tampil 124 bersama tim Samba ini menjadi merupakan sosok berpengalaman yang diharapkan mampu menularkan semangat tingginya untuk menjadi juara sejati di skuad Barcelona yang sedang membutuhkan sosok inspiratif. Kehadirannya dapat membantu Xavi mendongkrak pernampilan Sergio Busquets cs meski hanya digaji kecil.

Di lapangan, Alves turun di 15 laga, termasuk di La Liga, Copa Del Rey dan Piala Super Spanyol. Namun pemain yang cukup serba bisa untuk bermain di sejumlah posisi, termasuk bek dan sayap kiri hingga penyerang sayap kanan ini tidak dimasukkan dalam skuad tim asal propinsi Catalan ini di Liga Europa karena Xavi ingin fokus mengandalkan para pemain yang berusia matang dan muda. Ia berkontribusi cukup bagus dengan satu gol dan empat umpan gol di semua ajang. Tak heran jika ia berharap mendapat perpanjangan kontrak setidaknya enam bulan saja hingga akhir tahun demi mempersiapkan diri untuk piala dunia nanti. Sayangnya, keinginannya bertepuk sebelah tangan. Pasang taruhan anda untuk laga-laga Barcelona di link alternatif W88.

Kiprah Dani Alves Bersama Klub dan Timnas

Alves sejatinya adalah sosok yang tidak begitu dikenal dibandingkan rekan sebayanya seperti Robinho, Kaka atau bahkan Fred yang sudah masuk skuad Selecao di piala dunia 2006. Namanya mulai mencuat saat menjadi punggawa Sevilla, klub yang dibelanya sejak tahun 2003. Di bawah asuhan Juande Ramos, ia menjadi pemain kunci klub tersebut saat meraih gelar Piala UEFA/Liga Europa dua musim berturut-turut di tahun 2006 dan 2007.

Permainan ciamiknya membuat Barcelona merekrutnya di awal musim 2008/09 saat Pep Guardiola mulai membangun skuad dengan generasi emasnya yang didominasi para lulusan akademi La Masia. Disinilah ia menikmati deretan gelar-gelar prestisius mulai juara La Liga (enam kali), Liga Champions Eropa (tiga kali), dan Piala Dunia Antarklub (tiga kali).

Di tahun 2016, Alves memutuskan mencari petualangan baru dengan bergabung dengan raksasa Serie A Italia, Juventus. Namun ia hanya bertahan satu musim sebelum hijrah ke Ligue 1 bersama PSG di tahun 2017. Bersama klub raksasa nan mahal di negeri Anggur ini, pemain yang telah mencetak delapan gol bersama Brasil ikut menenangkan enam gelar, termasuk dua kali menjadi kampiun Liga Prancis di tahun 2018 dan 2019.

Selanjutnya ia memilih pulang kampung dengan bergabung dengan Sao Paulo dan berhasil mempersembahkan satu gelar saja, trofi kejuaraan regional Paulista yang mengakhiri paceklik gelar di klub tersebut selama delapan tahun. Ia pun memutuskan kebersamaanya bersama Sao Paulo akibat perselisihan hak citra yang belum dibayar.

Sementara kiprahnya bersama timnas Brasil cukup mengkilap meski belum pernah mempersembahkan gelar jawara dunia. Sejauh ini, Dani Alves baru membawa dua kali juara piala konfederasi (2009 dan 2013), Copa America (2007 dan 2019), juara dunia U20 di tahun 2003 plus medali emas Olimpiade Tokyo 2020 yang lalu dimana ia menyandang ban kapten.

Di ajang piala dunia, performa Alves agak kontras dengan penampilannya di klub. Ia ternyata tidak selalu menjadi pilihan utama pelatih Selecao di putaran final, baik oleh Dunga di edisi 2010 maupun saat dipimpin oleh Luiz Felipe Scolari di empat tahun berikutnya. Di 2010 namanya hanya dinomorduakan ketimbang bek Lyon yang tidak banyak dikenal saat itu, Michael Bastos. Sementara di 2014, Alves justru tidak tampil di laga-laga genting mulai perempat final setelah ia digantikan oleh bek sayap senior Maicon. Tak heran jika pemain kelahiran 6 Mei 1983 ini belum pernah mencetak gol ataupun membuat umpan gol di kejuaraan terakbar empat tahunan tersebut.

Akankah ia kembali terpilih masuk skuad piala dunia Qatar mendatang? Mampukah performanya tetap positif dan mendongkrak posisi Eduardo Salvio dkk di klasemen Liga Meksiko nanti dan mengakhiri paceklik gelar? Kita tunggu saja aksi bek tua-tua keladi ini dalam enam bulan mendatang.

Kategori
blog bola Liga Spanyol Piala Dunia

Menanti Klub Luis Suarez Selanjutnya di Musim Depan

Striker subur Uruguay, Luis Suarez masih belum menentukan kemana ia akan berlabuh di musim 2022/23 mendatang usai dilepas Atletico Madrid.

Luis Suarez sedang mempertimbangkan masa depannya di musim depan. Penyerang berusia 35 tahun ini masih belum memastikan dimana ia akan bermain musim depan setelah mengakhiri kontraknya bersama jawara Liga Spanyol 2021, Atletico Madrid. Duet Edison Cavani di timnas Uruguay ini perlu segera menentukan langkahnya agar mendapat klub demi mempersiapkan diri untuk piala dunia 2022 mendatang.

Beberapa klub dari luar Eropa telah berusaha mengontak dan mengontraknya di musim panas ini, namun secara mengejutkan, ia bergeming. Suarez masih percaya diri bahwa ia masih memiliki kapasitas untuk bermain di level tinggi di benua biru. Top skor La Liga di musim 2015/16 tersebut masih mampu mencetak 34 gol selama dua musim bersama Los Rojiblancos, yang mungkin menjadi alasannya untuk tetap memprioritaskan kesempatan merumput di Eropa, setidaknya hingga satu atau dua musim kedepan.

JAGO TEBAK SKOR? COBA MAIN DI W88

Klub-klub yang Ditolak Suarez

Sejauh ini ada setidaknya lima klub yang telah menunjukkan ketertarikannya merekrut El Pistolero. Mereka adalah Atalanta dan Fiorentina dari Liga Italia, tim asuhan Steven Gerrard Aston Villa, klub MLS DC United dan klub raksasa Argentina, River Plate.

Untuk La Dea dan La Viola tampaknya belum ada konfirmasi mengenai pendekatan lebih jauh selain pernyataan ketertarikan dua klub yang tidak berlaga di Liga Champions tersebut. Hal ini menjadi salah satu poin negatif bagi Suarez yang masih berambisi tampil di kompetisi tertinggi di Eropa tersebut. Sementara untuk Aston Villa, sejatinya klub ini telah melakukan kontak dengan penyerang yang pernah satu tim bersama sang pelatih di Liverpool selama empat musim. Sayangnya, kepindahannya tidak terlaksana di bulan Juni lalu setelah penyerang kelahiran Salto tersebut lebih memilih untuk bergabung dengan klub raksasa Argentina, River Plate yang juga melakukan pendekatan dengannya.

Proses perekrutan Suarez sejatinya telah berjalan di awal bulan Juli ini. Kesempatan berlaga di Copa Libertadores menjadi salah satu alasannya untuk membela klub yang dilatih Marcelo Gallardo tersebut. Namun harapan tersebut mendadak sirna setelah Suarez membatalkan rencana tersebut menyusul kegagalan River Plate melaju ke perempat final Copa Libertadores.

Tawaran terakhir datang dari klub asal AS, DC United yang baru saja menunjuk eks bintang timnas Inggris dan Manchester United sebagai pelatihnya, Wayne Rooney. Tetapi, lagi-lagi tawarannya baru-baru ini pun tidak digubris oleh Suarez karena keinginannya bertahan di Eropa. Lalu kemana ia akan pergi? Inilah yang masih menjadi misteri. Pasang taruhan anda untuk laga-laga tanah kelahiran El Pistolero, Uruguay di piala dunia hanya di link alternatif W88.

Prestasi Luis Suarez di Klub dan Timnas

Luis Suarez merupakan salah satu striker paling berbahaya di masa jayanya. Ia bukan hanya menjadi andalan di klub, namun juga di timnas Uruguay dengan sederet gelar yang pernah dimenangkannya, termasuk Liga Champions Eropa. El Pistolero juga tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa La Celeste hingga saat ini.

Suarez mengawali karir seniornya bersama klub Nacional di tahun 2005 sebelum terbang ke Belanda untuk merintis perjalanan karirnya di Eropa bersama Gronigen setahun kemudian. Performanya mengkilatnya menarik perhatian Ajax untuk merekrutnya. Ia pun ikut berjasa memenangkan gelar liga Belanda Eredivisie 2011 untuk De Amsterdammers. Di tahun yang sama ia dilego ke Liverpool dengan bandrol 26,5 juta Euro. Namun kebersamaannya bersama The Reds tak mampu menghadirkan gelar prestius bagi klubnya kecuali Piala Liga Inggris 2012.

Menjelang musim 2014/15 saat menjalani skors dari FIFA akibat insiden gigit Chiellini di piala dunia 2014 itu, Suarez memutuskan hengkang ke Barcelona. Di tanah Catalan inilah, ia bergelimang gelar dengan 13 trofi, termasuk empat kali kampiun La Liga, jawara Liga Champions, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antar Klub 2015. El Pistolero pun menjadi trisula maut paling ditakuti saat itu bersama Leo Messi dan Neymar sepanjang tahun 2015 hingga 2017 saat bintang Brasil tersebut pindah ke PSG.

Saat dirinya dijual ke Atletico Madrid di 2020 oleh pelatih Blaugrana saat itu Ronald Koeman karena dianggap telah kehilangan tajinya, performanya pun belum pudar. Suarez berkontribusi besar dengan torehan 21 gol dan 3 umpan gol disemua ajang yang ikut membawa Los Choconeros merengkuh gelar La Liga di tahun 2021.

Sementara itu, bersama Uruguay, Suarez pun ikut andil membawa negaranya lolos ke semi final piala dunia 2010 dan menjuarai gelaran Copa America 2011, dimana ia terpilih menjadi pemain terbaik turnamen. Penampilannya di putaran final piala dunia pun tak kalah moncer. Pemain yang juga identik dengan kontroversi ini mulai insiden gigit pemain, menyentuh bola di garis gawang plus rasisme ini secara keseluruhan telah tampil di tiga edisi piala dunia dengan total mencetak tujuh gol dan tiga umpan gol. Suarez pun masih berpeluang menambah pundi-pundi golnya di Qatar nanti.

 

 

Kategori
blog bola Liga Inggris Liga Italia Liga Jerman Liga Prancis Liga Spanyol

Pergantian Pelatih di Sejumlah Klub Liga Top Eropa

Pergantian pelatih terjadi di sejumlah klub di lima liga top Eropa selama bursa transfer musim panas ini menuju musim 2022/23.

Bursa transfer musim panas bukan saja merupakan periode untuk jual beli pemain. Beberapa klub di lima liga top Eropa, Liga Premier Inggris, La Liga Spanyol. Bundesliga Jerman, Ligue 1 Prancis dan Liga Seri A Italia juga melakukan pembaharuan di staff kepelatihan. Pergantian arsitek tim ini bahkan juga terjadi di tim-tim mapan seperti PSG, Marseille, Borussia Dortmund, Hertha Berlin, Valencia, Athletic Bilbao hingga Manchester United. Bahkan hal ini juga berlangsung di sejumlah klub besar di Liga Belanda, Liga Portugal hingga Liga Turki. Berikut ini adalah detil pergantian pelatih di beberapa klub ternama Eropa.

JAGO TEBAK SKOR? MAIN DI W88

Liga Premier Inggris

Di Liga Premier Inggris, bisa dibilang hanya Manchester United saja yang melakukan pergantian pelatih. Eks bos Ajax Amsterdam, Erik Ten Hag, telah dipilih menjadi arsitek tim Setan Merah mulai musim depan. Ia dipercaya bakal membawa perubahan di Carrington dengan sejumlah rekrutan baru. Sayangnya, pembaharuan skuad dengan transfer impian agak tersendat mengingat mereka hanya berlaga di Liga Europa, bukan di Liga Champions.

Dua tim lain yang melakukan pergantian pelatih adalah Watford dan Burnley yang telah terdegradasi ke Championship. Pasang taruhan anda untuk laga-laga seru Liga Inggris musim 2022/23 di link alternatif W88.

La Liga Spanyol

Sejumlah klub di La Liga telah melakukan pergantian pelatih untuk musim depan. Beberapa diantaranya adalah Valencia, Athletic Bilbao dan Espanyol.

Valencia telah memilih eks arsitek AC Milan dan Napoli, Gennaro Gattusso untuk memimpin Los Ches musim depan. Gattusso menggantikan pelatiih lama Pepe Bordalas yang hanya mampu membawa Carlos Soler dan kolega finis di urutan ke sembilan musim lalu dan kalah di final Copa del Rey dari Real Betis. Sosok pelatih yang kerap dipanggil ‘Rhino’ saat masih aktif bermain tersebut diharapkan bisa mendongkrak performa mereka untuk setidaknya kembali berlaga di kompetisi Eropa musim depan. Prestasinya yang pernah membawa Napoli juara Coppa Italia 2021 serta mengawal Milan untuk bersaing di papan atas dapat membantu kebangkitan Valencia.

Sementara Bilbao menunjuk kembali Ernesto Valverde untuk musim depan. Ini adalah kali ketiga Valverde kembali ke San Mames setelah 2003 hingga 2005 serta 2013 hingga 2017. Pelatih yang sempat menangani Barcelona sejak 2017 hingga 2020 lalu sebelum menganggur ini pernah membawa Bilbao jawara Piala Super Spanyol 2015 serta lolos ke kualifikasi Liga Champions di musim 2014/15 setelah finis di empat besar. Sentuhan magisnya diharapkan bisa membawa Bilbao kembali memenangkan gelar yang lebih prestisius seperti Copa del Rey yang gagal diraih dimasa kepemimpinan Marcelino Toral meski dua tahun berturut-turut lolos ke final 2020 dan 2021 serta kembali ke setidaknya lima besar.

Satu tim tenar lainnya yang melakukan pergantian pelatih adalah Espanyol yang memutuskan merekrut eks pelatih Granada, Diego Martinez. Ia adalah sosok penting yang membawa Granada promosi ke La Liga di tahun 2019 hingga finis di urutan ke 7 di musim 2019/20 plus lolos hingga perempat final Liga Europa di musim berikutnya sebelum disingkirkan Manchester United. Martinez diharapkan bisa membangun kembali kekuatan Espanyol untuk kembali bertarung di kompetisi Eropa. Dua klub lain yang juga melakukan pergantian pelatih adalah Levante dan Alaves. Keduanya baru saja terdegradasi ke Segunda Division.

Bundesliga Jerman

Di Bundesliga, pergantian pelatih terjadi di sejumlah klub teras seperti Borussia Dortmund, Wolfsburg, Hertha Berlin, Borussia M’Gladbach, Hoffenheim hingga klub promosi, Schalke 04.

Dortmund dan Wolfsburg memutuskan untuk mengganti pelatih lama mereka, Marco Rose dan Florian Kohfeldt dengan figur-figur berdarah Balkan, Edin Terzic dan Nico Kovac. Terzic yang sebelumnya menjabat sebagai direktur olahraga siap kembali ke pinggir lapangan memimpin Marco Reus dkk. Ia dianggap sosok yang cocok untuk mengangkat performa Die Borussen untuk menghentikan dominasi Bayern. Ia sempat menjadi caretaker tim saat Dortmund memecat Lucien Favre di musim 2020/21. Ia mampu memberi gelar DFB Pokal plus lolos ke perempat final Liga Champions. Sementara, Wolfsburg memilih Kovac yang sebelumnya menangani AS Monaco lebih karena pertimbangan pengalamannya di Bundesliga. Ia pernah mengangkat trofi Piala Jerman bersama Frankfurt di 2018 serta meraih gelar dobel bersama Bayern di 2019.

Sedangkan, empat lainnya memilih sosok dari berbagai latar belakang. Hertha Berlin mengangkat eks pelatih Mainz dan Dynamo Moscow, Sandro Schwarz sebagai pengganti Felix Magath usia lolos dari playoff degradasi. Gladbach yang ditinggal Adi Hutter, menunjuk eks pelatih Norwich, Daniel Farke. Hoffenheim merekrut pelatih yang baru saja memenangkan Liga Swiss bersama FC Zurich musim lalu, Andre Breitenreiter. Ia juga pernah menangani Schalke dan Hannover. Sedangkan, Schalke memilih eks arsitek Arminia Biefield, Frank Kramer.

Liga Serie A Italia

Di Serie A, dua tim papan tengah Verona dan Udinese menjadi tim yang melakukan pergantian pelatih. Hellas Verona yang ditinggal Igor Tudor, menunjuk bekas pelatih Udinese Gabrielle Cioffi untuk mengawal Giovanni Simeone dan kolega musim depan. Sedangkan mantan klub Cioffi akan ditangani oleh ayah dari penyerang sayap Fiorentina, Ricardo Sottil, dan yang pernah menjadi rekan setim legenda klub Gabriel Batistuta, Andrea Sottil. Uniknya, mantan bos Cioffi di Udinese, Luca Gotti, juga mendapat klub baru, Spezia, untuk menggantikan Thiago Motta.

Ligue 1 Prancis

Di Prancis, pergantian pelatih bahkan melibatkan sejumlah klub elit. Mereka adalah PSG, Marseille, Lille, dan OGC Nice.

Le Parisien memutuskan mengganti Mauricio Pocchettino dengan eks pelatih Lille saat menjuarai kompetisi domestik dua musim lalu, Christophe Gaultier. Ia hengkang dari Nice untuk kesempatan melatih klub bintang ini berkat kedekatannya dengan direktur olahraga baru PSG, Luis Campos. Keduanya pernah bekerja sama di Lille sebelumnya. Posisi Gaultier di klub lamanya akan digantikan oleh Lucien Favre yang pernah membawa klub tersebut lolos ke babak kualifikasi Liga Champions.

Sementara itu, Lille yang tampil mengecewakan musim lalu telah memilih mantan pelatih Shakhtar Donetsk dan AS Roma, Paulo Fonseca. Fonseca yang pernah membawa Giallorossi lolos ke semifinal Liga Europa 2020 akan ditugaskan membawa Lille kembali ke papan atas. Sedangkan OM yang ditinggalkan Jorge Sampaoli menyusul keputusan mengundurkan diri mendadak arsitek tim asal Argentina tersebut menunjuk bekas pelatih Verona yang belum pernah menangani tim besar, Igor Tudor.

Kategori
blog bola Liga Champions Liga Inggris Liga Italia Liga Spanyol

Menunggu Akhir Saga Transfer Lewandowski, Ronaldo dan Dybala

Saga transfer di musim panas ini sedang dipenuhi rumor kepindahan tiga nama besar, Robert Lewandowski, Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala. Ketiganya diberitakan akan pindah ke klub baru namun hingga saat ini belum ada yang terealisasi.

Kabar transfer mengenai isu atau rumor kepindahan penyerang Bayern Munich dan timnas Polandia, Robert Lewandowski diikuti oleh keingingan Cristiano Ronaldo hengkang dari Manchester United dan penyerang Argentina Paulo Dybala yang telah berstatus free transfer dan menjadi incaran sejumlah tim. Transfer ketiganya bisa terjadi dan besar kemungkinan untuk saling berhubungan dimana jika Lewy jadi pindah ke Barcelona, klub yang paling getol mengincarnya, CR7 bisa menuju ke Bayern sedangkan Paulo Dybala bisa mengisi kekosongan bintang di Old Trafford.

Sayangnya, transfer tersebut tidak mudah diwujudkan mengingat ketiganya adalah pemain bintang dengan gaji besar dan memiliki bandrol yang tinggi, terutama Lewy dan CR7 yang masih terikat kontrak dengan klubnya saat ini. Dybala sendiri meski telah berstatus bebas transfer, belum juga menemukan klub yang menampungnya akibat sejumlah klub yang mengincarnya masih menunggu situasi terbaru dari kabar transfer pemain.

Saga transfer ketiganya nampaknya masih terus belanjut di bulan ini dan bahkan berpotensi berlanjut menjelang bursa transfer musim panas 2022 ditutup nanti. Hal ini sedikit banyak dipengaruhi oleh berbagai isu yang berkaitan dengan ketiga pemain tersebut.

JAGO TEBAK SKOR? MAIN DI W88

Drama Saga Transfer Lewandowski

Saga transfer yang paling santer bergaung saat ini adalah isu kepindahan striker dan kapten timnas Polandia, Robert Lewandowski. Kabar ini bahkan sudah diberitakan sejak bulan Juni lalu ketika Lewy mengungkapkan keinginannya untuk meninggalkan Bayern secara terbuka menuju Barcelona demi sebuah tantangan baru.

Namun, kubu Die Roten tidak menanggapi niat pemain bintangnya tersebut mengingat ia masih terikat kontrak setahun lagi. Mereka pun sejauh ini telah menolak sejumlah tawaran resmi, termasuk beberapa dari Barcelona meskipun tidak menunjukkan tanda-tanda hal itu akan terhenti. Walaupun Lewy diberitakan telah setuju secara lisan dengan kontrak tiga tahun bersama klub asal Catalan tersebut, kubu Bayern meresponsnya dengan dingin. Mereka tetap bersikeras untuk mempertahankan mesin golnya meski telah berusia 33 tahun dan baru saja merekrut penyerang asal Senegal dari Liverpool, Sadio Mane.

Usut punya usut, niat hengkang Lewy ini bukan sekedar ingin mencari tantangan baru di luar Bundesliga, namun lebih kepada ketidanyamanannya dengan kebijakan manajemen klub, mulai dengan pemotongan gaji untuk kesepakatan kontrak terbaru bagi pemain yang berusia diatas 30 tahun, rumor ketidakcocokan dengan taktik dan gaya permainan yang diusung oleh pelatih Julian Nagelsmann serta ambisi bersaing dengan Karim Benzema di La Liga.

Sejauh ini, Bayern telah menolak tawaran Blaugrana dengan harga 40 juta Euro dan menyatakan tidak akan melepas dengan bandrol di bawah 50 juta Euro plus tidak menerima pembayaran dengan cicilan yang disodorkan Barcelona. Menarik ditunggu bagaimana akhir dari kisah saga transfer Lewy ini. Pasang taruhan anda untuk laga-laga Bayern Munich di link alternatif W88.

CR7 yang Ngebet Pergi

Lain Lewy, lain pula dengan Cristiano Ronaldo. Bintang veteran Portugal ini memutuskan ingin keluar dari Manchester United agar dapat berlaga di Liga Champions Eropa. Seperti diketahui bahwa musim lalu klub Setan Merah tersebut hanya mampu finis di urutan ke enam di klasemen akhir Liga Inggris yang membuatnya hanya bisa berlaga di Liga Europa musim depan. Hal ini tentu sangat memalukan bagi seorang CR7 yang selama ini selalu bermain di level tertinggi kompetisi Eropa. Ronaldo sendiri sejatinya masih tampil impresif musim lalu dengan mencetak 24 gol dan tiga umpan gol dalam 37 pertandingan di semua ajang.

Sejauh ini sejumlah klub yang berminat merekrutnya adalah PSG dan Chelsea. Sayangnya, peluang raksasa Ligue 1 tersebut sirna mengingat pelatih incarannya yang juga mantan bos CR7 di Real Madrid, Zinedine Zidane menolak tawaran Le Parisien. Klub tersebut juga dikabarkan berusaha untuk mengurangi perekrutan pemain bintang dengan bandrol tinggi demi memenuhi kebijakan Financial Fair Play. Praktis kini hanya Chelsea yang mungkin bisa merekrutnya meski pembicaraan masih berlanjut, terutama dengan agennya Jorge Mendes yang bahkan sempat menawarkan pemegang lima gelar pemain terbaik dunia FIFA ini ke Bayern Munich dan Barcelona. Sayangnya, kedua klub tersebut tidak begitu meminati Cristiano Ronaldo yang sudah berusia 37 tahun.

Dybala diantara Sejumlah Opsi

Sementara itu, pertanyaan mengenai kemana Paulo Dybala akan berlabuh masih terus bergulir. Setelah sempat bernegosiasi dengan Inter Milan sebelum dihentikan sementara karena kubu Nerrazurri ingin mengurangi beberapa pemain terlebih dahulu dalam skuadnya serta kembalinya Romelu Lukaku, Dybala juga diminati Tottenham, AC Milan, Arsenal hingga Manchester United. Nama terakhirlah yang cukup getol melakukan pendekatan. Tim asuhan Erik Ten Hag ini akan merekrut bintang Juventus tersebut jika CR7 hengkang dari Old Trafford.

Dybala sendiri gagal mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak dengan Juventus karena perihal gaji. Pemain yang mencetak 15 gol dan enam umpan gol dari 39 laga di musim lalu ini sejatinya lebih tertarik untuk tetap bermain di Italia, namun ia tetap terbuka untuk bermain bersama Manchester United musim depan jika negosiasi dengan Inter Milan tidak tercapai hingga musim baru dimulai.

 

Kategori
blog bola Liga Italia Piala Dunia

Angel Di Maria Akhirnya Pilih Juventus

Penyerang sayap Argentina, Angel Di Maria yang baru saja meninggalkan PSG di akhir musim ini memutuskan untuk pindah ke Juventus musim depan. La Vecchia Signora akhirnya dipilih oleh Di Maria ketimbang Barcelona yang juga sejatinya berminat meminangnya.

Keputusan tersebut muncul minggu ini setelah pergerakan intens klub besar asal Turin tersebut ketimbang Blaugarana dalam menawarkan kontrak pemain berusia 34 tahun tersebut. Di Maria setuju dengan kontrak pendek satu tahun dengan gaji sebesar 7 juta Euro. Ia akan diplot sebagai pengganti Paulo Dybala yang memilih tidak memperpanjang kontraknya bersama Juventus. Bergabung dengan Si Nyonya Tua akan membuatnya tetap tampil kompetitif dan fit demi tampil maksimal di Qatar nanti.

Sejatinya, Juventus telah mendekati mantan pemain Real Madrid dan Manchester United tersebut sebelum hijrah ke PSG saat ia memutuskan hengkang dari Paris. Kontrak awal yang disodorkan berdurasi dua tahun. Namun saat itu Di Maria memilih menunggu tawaran lain termasuk dari Barcelona dan klub pertamanya di benua biru, Benfica. Di samping itu, sang pemain sendiri juga tidak berminat membela klub Eropa lebih dari dua tahun. Hal ini disebabkan oleh rencananya untuk pulang kampung musim depan.

Sayangnya, tidak ada tawaran konkret dari Benfica sementara Barcelona yang mengalami krisis keuangan harus menjual pemain terlebih dahulu plus lebih mengutamakan merekrut penyerang tengah Bayern Munich Robert Lewandowski ketimbang Di Maria. Stok penyerang sayap di klub asal Catalan tersebut termasuk menumpuk untuk saat ini, sehingga meskipun seharusnya lebih mudah merekrutnya, Barcelona tidak memprioritaskan Di Maria.

JAGO TEBAK SKOR? MAIN DI W88

Karir Di Maria di Eropa

Karir Angel Di Maria di benua biru dimulai di tahun 2007 saat bergabung dengan Benfica. Tiga musim bersama klub raksasa Portugal ini, Di Maria ikut membawa timnya meraih juara liga 2010. Berikutnya, ia pindah ke Real Madrid dengan biaya transfer sebesar 25 juta Euro. Kiprahnya di Los Blancos pun tidak main-main. Ia berhasil menjadi pilihan utama pelatih Jose Mourinho dan Carlo Ancelotti dan membantu klubnya menjuarai La Liga 2012, dua kali Copa del Rey 2011 dan 2014 plus Liga Champions Eropa 2014. Bersama Real Madrid, ia mampu berperan ganda, sebagai penyerang sayap kiri dan gelandang tengah kiri. Meski begitu usai piala dunia 2014, ia justru dilego oleh klubnya ke Manchester United seharga 59,7 juta Euro. Sebagai salah satu rekrutan termahal bagi Setan Merah, banyak fans yang berharap ia mampu mengisi kekosongan bintang usai ditinggalkan oleh Cristiano Ronaldo. Di Maria pun mengenakan nomor punggung tujuh yang keramat di Old Trafford. Sayangnya, harapan tinggal harapan dan gaya bermain Inggris dan Manchester United yang saat itu ditangani oleh Louis Van Gaal dirasa kurang cocok baginya. Meski begitu, pemain yang bisa bermain di dua sisi sayap ini mampu membuat 12 umpan gol dan empat gol di semua ajang.

Performa pemain kelahiran Rosario ini kembali membaik saat ia memutuskan untuk bergabung bersama PSG. Di Paris, ia tidak menemui kesulitan menjadi pemain kunci dan ikut memenangkan lima gelar liga domestik dan liga trofi Piala Prancis plus membawa Le Parisien ke final Liga Champions 2020 sebelum takluk ditangan Bayern Munich 0-1. Ia pun meninggalkan PSG dengan rekor fantastis, sebagai pembuat umpan gol terbanyak dengan 112 assist. Pasang taruhan anda untuk laga-laga tim baru Di Maria, Juventus, di link alternatif W88.

Kiprah Di Maria Bersama Albiceleste

Angel Di Maria telah menjadi bagian dari skuad timnas Argentina sejak tahun 2008, atau setahun usai bahu-membahu bersama Sergio Aguero dan Sergio Romero meraih gelar juara piala dunia U20 di Kanada. Ia juga menjadi bagian dari skuad saat Albiceleste meraih medali emas di Olimpiade Beijing 2008. Di Maria mencetak dua gol krusial selama turnamen, yaitu gol penentu kemenangan di laga perempat final melawan Belanda dan gol tunggal saat mengalahkan Nigeria 1-0 di partai puncak.

Pemain yang telah memutuskan akan pensiun dari timnas usai piala dunia 2022 nanti ini telah tampil di tiga putaran final piala dunia yaitu 2010, 2014 dan 2018. Sejauh ini, ia baru mencetak dua gol saja, satu di babak 16 besar edisi 2014 saat mengalahkan Swiss 1-0 dan satu lagi di babak yang sama empat tahun kemudian ketika takluk di laga sengit melawan Prancis. Di Maria mencetak gol pembuka lewat tendangan jarak jauh sebelum Les Blues akhirnya membalikkan skor menjadi 4-3.

Di samping piala dunia, pemain yang memiliki keunggulan dribbling, mengumpan silang hingga tendangan jarak jauh ini juga membuta kontribusi penting di Copa America. Ia menjadi bagian integral saat Argentina menjadi kampiun di edisi 2021 lalu dengan gol tunggalnya ke gawang tim Samba. Ia juga mencetak gol saat Albiceleste menggilas Italia 3-0 di Finalissima 2022 yang lalu. Kemampuannya bermain di berbagai posisi plus pengalaman panjangnya di berbagai turnamen mayor membuat Di Maria bakal tetap dipanggil oleh Lionel Scaloni untuk putaran final Qatar 2022 meski bukan menjadi pemain utama. Gol-golnya yang cenderung lahir di laga-laga penting bakal ditunggu untuk terakhir karirnya sebelum gantung sepatu yang mungkin akan terjadi dalam dua atau tiga tahun mendatang.

Kategori
blog bola Liga Champions

PSG Selangkah Lagi Tunjuk Pengganti Pocchettino

PSG sedang dalam proses negosiasi dengan OGC Nice untuk membujuk arsitek mereka, Christopher Gaultier untuk pindah ke Paris musim mendatang.

Langkah ini diambil oleh manajemen PSG terutama oleh direktur olahraga yang baru saja menggantikan Leonardo Araujo, Luis Campos, setelah target utama mereka Zinedine Zidane, menolak bergabung dengan Les Parisien musim depan. Eks pelatih Real Madrid tersebut lebih mengincar posisi melatih timnas Prancis mengingat nahkoda Les Blues saat ini, Didier Deschamps memiliki kontrak yang akan berakhir di bulan Januari 2023 mendatang.

Nama Christophe Gaultier pun menjadi incaran berikutnya setelah PSG memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak pelatih mereka, Mauricio Pocchettino, yang dianggap gagal meski membawa timnya kembali menjuarai kompetisi domestik. Gaultier saat ini masih berstatus pelatih Nice, yang dibawanya finis di urutan kelima di klasemen akhir musim 2021/22 plus lolos ke final Piala Prancis. Namun, namanya paling dikenal saat dua musim lalu menggagalkan ambisi Kylian Mbappe dan kolega untuk menjuarai Liga Prancis. Bersama Lille, pelatih kelahiran Marseille tersebut sukses membawa timnya merengkuh gelar liga domestik keempat, atau yang pertama sejak gelar terakhir mereka di tahun 2011 saat masih ditangani oleh Rudi Garcia dan diperkuat oleh Eden Hazard. Munculnya nama Gaultier bukan hal yang mengejutkan mengingat Luis Campos pernah bekerjasama saat masih berada di Lille, termasuk saat menjadi kampiun Ligue 1 2021.

JAGO TEBAK SKOR? MAIN DI W88

Karir Christopher Gaultier

Gaultier mengawali karirnya sebagai pelatih di Saint Etienne pada tahun 2009 menggantikan bosnya, Alain Perrin. Sebelumnya ia sempat menjadi asisten pelatih di Lyon, Sochaux, Portsmouth plus Al-Ain.

Eks bek yang pernah memperkuat Marseille, Lille dan Toulouse di akhir 1980an dan dekade 1990an ini bertahan di Saint Etienne selama delapan musim. Setelah menyelamatkan mereka dari zona degradasi di musim pertamanya, Gaultier membawa klub yang bermarkas di Stade Geoffroy Guichard ini finis di 10 besar selama tujuh musim berturut-turut, dengan empat kali lolos ke kompetisi Eropa. Di musim 2013/14, ia bahkan mampu memberi gelar Piala Liga Prancis yang merupakan gelar pertama bagi mantan raksasa Ligue 1 di tahun 1970an ini dalam 32 tahun!

Kiprahnya berlanjut ke Lille di tahun 2017. Ditunjuk di tengah musim, ia mampu menyelamatkan timnya lagi dari degradasi. Di musim berikutnya, Lille berhasil dibawanya finish sebagai runner up dan menjadi kampiun di musim 2020/21. Musim lalu, performanya bersama Nice sebenarnya cukup bagus. PSG dibuatnya gagal meraih kemenangan di tiga pertemuannya musim lalu yang semuanya berakhir imbang. Satu laga di Piala Prancis berakhir dengan kemenangan lewat adu penalti. Dante dan kolega dibawanya mengakhiri musim lalu dengan berada di urutan kelima di klasemen akhir. Pasang taruhan anda untuk laga-laga tim asuhan Christophe Gaultier di link alternatif W88.

Peluang PSG di Liga Champions Musim Depan

Lalu bagaimana peluang Gaultier bersinar bersama PSG? Untuk liga domestik, mungkin pemenang pelatih terbaik Prancis sebanyak tiga kali ini bakal tidak menemui kesulitan untuk memenangkannya. Dengan skuad mahalnya, Gaultier diprediksi hanya perlu memodifikasi formasi yang digunakan untuk mengakomodasi Lionel Messi, Kylian Mbappe ataupun Neymar jika masih memilih untuk bertahan. Formasi andalannya selama melatih klub-klub sebelumnya adalah 4-4-2 yang tidak banyak mengandalkan penyerang sayap. Sementara stok di posisi ini di dalam skuadnya bisa dibilang cukup banyak. Mereka hanya kehilangan Angel Di Maria yang telah memutuskan hengkang.

Sedangkan untuk peluang Le Parisien tampil apik di Liga Champions, kemungkinan besar hal ini bakal membutuhkan waktu. Gaultier bukan tipikal pelatih instan. Ia membutuhkan setidaknya dua atau tiga musim untuk meraih hasil maksimal. Satu lagi handicap pelatih kelahiran Marseille ini adalah ia tidak pernah membawa timnya sukses di kompetisi Eropa. Prestasi terbaiknya hanyalah membawa Saint Etienne melaju hingga babak 32 besar di Liga Europa 2016 dan 2017.

Di PSG yang sangat ambisius untuk merengkuh gelar Liga Champions, Gaultier bakal menghadapi tekanan besar. Banyak pundit menilai, penunjukannya sebagai pelatih kepala agak beresiko. Gaultier dikenal sosok yang lebih memilih mundur saat menghadapi kondisi yang tidak lagi dirasa cocok baginya ketimbang bertahan. Semua bergantung pada seberapa lama PSG akan bersabar menunggu untuk meraih trofi si Kuping Besar pertamanya dan seberapa menyakinkan performanya tim asuhan Gaultier nanti, setidaknya di musim depan. Jika tidak, besar kemungkinan pemilik klub, Nasser Al Khelaifi, bakal mencari pelatih baru lagi, setidaknya saat musim 2023/24 ketika tim asal ibukota Prancis tersebut masih belum bisa merengkuh gelar impiannya.

Kategori
blog bola Nations League

Prediksi UEFA Nations League – Jerman vs Italia

Pekan ini, UEFA Nations League akan menggelar laga terakhir sebelum libur musim panas dimulai antara dua tim raksasa Eropa, Jerman vs Italia. Tim Panser belum meraih satu kemenangan pun dari tiga laga pertama meskipun juga belum terkalahkan sementara Gli Azzurri memimpin klasemen grup dengan satu kali menang dan dua kali seri. Roberto Mancini ingin memaksimalkan laga-laga di liga antar negara ini untuk memuluskan regenerasi skuadnya demi mempertahankan gelar piala Eropa dan lolos ke piala dunia 2026 yang digelar di AS, Kanada dan Meksiko.

Jerman vs Italia

Rabu, 15 Juni 2022, pukul 01.45 WIB

Stadion Borussia-Park, Monchengladbach

SERI 3.90 │JERMAN 1.72 │ITALIA 4.70

PASANG TARUHAN PERTANDINGAN INI DI W88

Ringkasan Laga Jerman vs Italia

Die Mannschaft tampak belum tampil optimal seperti yang diharapkan. Tim racikan Hans Flick ini belum bermain memuaskan di tiga laga awal dimana mereka hanya mampu mencetak tiga gol dan kebobola tiga kali. Ironisnya, tidak ada penyerang maupun gelandang serang yang mampu mencetak gol sejauh ini. Tiga gol tersebut diciptakan oleh bek sayap Jonas Hoffmann di dua pertandingan terakhir, plus satu dari Joshua Kimmich di laga perdana saat bertandang ke Bologna. Eks pelatih Bayern dan asisten Joachim Loew ini punya PR menumpuk yang harus diselesaikan.

Di lain pihak, kubu Italia tampil lebih memuaskan dengan sejumlah pemain debutan di tiga laga pertama. Meski baru meraih satu kemenangan saat menjamu Hungaria lalu, Roberto Mancini tampak cukup puas dengan performa timnya di dua laga klasik saat menjamu Jerman dan bertandang ke Inggris. Hanya satu aspek yang masih perlu banyak dipoles oleh eks pelatih Inter dan Manchester City tersebut, yaitu ketajaman lini depan. Barisan penyerang mereka masih mandul meski memiliki sejumlah peluang emas di laga-laga alot lalu. Penyerang yang merumput di Sassuolo Giacomo Raspadori dan Gianluca Scamacca yang menjadi incaran banyak tim di bursa transfer musim panas ini adalah dua sosok kunci yang harus tampil lebih baik sebagai penerus penyerang senior Ciro Immobile yang mulai dimakan usia.

Kabar Terkini

Berdasarkan informasi terkini dari link alternatif W88, pelatih Hans Flick perlu mempertimbangkan formasi hingga komposisi baru dalam susunan pemain mulanya. Timo Werner, Thomas Muller hingga Manuel Neuer tampil kurang efektif bahkan nama terakhir melakukan blunder di laga terakhir melawan Hungaria yang menyebabkan tim Panser kebobolan di awal laga. Kevin Trapp yang baru saja berjasa membawa Frankfurt menjuarai liga Europa layak mendapat kesempatan menjadi pemain mula. Sedangkan formasi 4-3-3 perlu dicoba oleh Flick dengan mengandalkan trio Leroy Sane, Serge Gnabry dan Marco Reus dilini depan sedangkan di barisan tengah Gundogan dapat dipercaya sebagai pemain bernomor lima dengan duo gelandang Die Roeten, Leon Goretzka dan Joshua Kimmich, menjadi penyokongnya.

Sedangkan Gli Azzurri akan kembali menampilkan formasi andalan 4-3-3. Roberto Mancini kemungkinan akan memasang kembali trio penyerang sayap Matteo Politano, Gianluca Caprari dan Gianluca Scamacca di lini depan. Sedangkan di lini kedua, Lorenzo Pellegrini akan didukung oleh Sandro Tonali dan Manuel Locatelli yang lebih memiliki keseimbangan dalam bertahan dan menyerang. Meski begitu, gelandang Inter Milan Nico Barella dan gelandang serang yang membela Atalanta Matteo Pessina dapat diturunkan untuk meningkatkan agresivitas serangan di babak kedua.

Perkiraan Susunan Pemain Jerman vs Italia

Berikut adalah daftar nama pemain dari kedua tim yang bakal turun di laga ini:

  1. Jerman

–     Kevin Trapp

  • Antonio Rudiger
  • Lukas Klostermann
  • David Raum
  • Nico Schlotterbeck
  • IIkay Gundogan
  • Leon Goretzka
  • Joshua Kimmich
  • Leroy Sane
  • Serge Gnabry
  • Marco Reus

 

  1. Italia
  • Gianluigi Donnarumma
  • Giovanni Di Lorenzo
  • Leonardo Spinazzola
  • Alessandro Bastoni
  • Cristiano Biraghi
  • Lorenzo Pellegrini
  • Sandro Tonali
  • Manuel Locatelli
  • Giacomo Raspadori
  • Matteo Politano
  • Gianluca Scamacca

Prediksi Skor Jerman vs Italia

Tim Panser bakal meningkatkan agresivitas mereka untuk tampil lebih ofensif dan efektif di lini depan ketimbang hanya mengandalkan penguasaan bola. Jika itu terjadi maka akan tersaji partai yang lebih seru dan diharapkan lebih banyak gol tercipta mengingat Italia dibawah asuhan Mancini juga kerap tampil menyerang. Meski begitu kualitas keduanya tetap berimbang. Tak terhindarkan lagi bahwa hasil akhir laga ini pun tidak akan jauh dari hasil seri, baik itu 1-1 atau 2-2. Barisan pertahanan Gli Azzurri juga masih kokoh dan sulit dibobol sedangkan lini depan Jerman masih terbilang belum memenuhi harapan para fansnya.